Pemda Nekat Eksekusi, PT ALS: Kami Bakal Laporkan Sebagai Perampok

KARAWANG,- PT ALS (Aditya Laksana Sejahtera) selaku pengelola Pasar Cikampek selangkah lagi akan dieksekusi oleh Pemda Karawang agar angkat kaki berdasarkan putusan Mahkamah Agung.

Namun PT ALS tidak tinggal diam dan akan melakukan perlawanan hingga darah penghabisan.

Pemilik PT ALS, Eny Haddade menegaskan jika Pemda Karawang tetap nekat mengeksekusi perusahaannya dari Pasar Cikampek, maka pihaknya dipastikan bakal melaporkan Pemda Karawang dengan tuduhan sebagai perampok.

"Jika Pemda berani (eksekusi), silahkan. Akan saya laporkan sebagai perampok yang mengambil aset orang," ujar Henny kepada PortalJabar.net, Rabu (13/11).

Masih kata Henny, tindakan Pemda Karawang yang bakal mengeksekusi PT ALS adalah tindakan serampangan tanpa dasar hukum yang pasti.

"Mau eksekusi tapi gak dapat surat perintah eksekusi dari Kehakiman, Kejaksaan dan Kepolisian. Mereka gak ngerti hukum," ujarnya.

Bahkan Pemda Karawang, kata Henny, sudah melakukan tindakan-tindakan provokasi dengan membawa ormas ke Pasar Cikampek.

"Ini ASN Preman," ungkapnya.

Henny memastikan jika terjadi eksekusi bakal terjadi benturan karena sudah disiapkan anggota TNI dari berbagai kesatuan, dari KKSS Bugis Makasar sebagai bentuk mempertahankan hak.

"Mereka mengganggu kami yang berhak. Kami akan pertahankan hak," ujarnya.

Perlu diketahui bahwa PT ALS dipercaya mengelola Pasar Cikampek dengan skema BOT dimulai sejak 26 November 2011 dengan masa kontrak 25 tahun.

Jika dalam waktu dekat Pemda Karawang mengeksekusi PT ALS, maka usia pengelolaan PT ALS di Pasar Cikampek hanya mencapai 7 tahun saja. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News