Angka Kemiskinan Di Kota Bandung Masih Tinggi

BANDUNG,- Tahun ini angka kemiskinan di Kota Bandung mencapai 400 ribu jiwa. Jika dibandingkan dengan tahun 2018, angka tersebut tidak jauh berbeda yang mencapai 3,57 persen.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menerangkan, guna menekan angka kemiskinan di kota Bandung, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan unsur kewilayahan lakukan pemetaan terhadal warga Kota Bandung. Hal itu agar program penanggulangan kemiskinan di Kota Bandung lebih tepat sasaran. Dari pemetaan bisa terlihat daerah dan problemnya, kemudian solusi diberikan sesuai dengan kebutuhannya.

"Secara persentase kan kecil, tapi secara jumlah pasti besar. Intinya bukan soal besar kecilnya tetapi kita harus menanggulangi orang miskin," kata Yana, pada acara Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kota Bandung Tahun 2019, di The Papandayan Bandung, Rabu (13/11).

Yana menyampaikan, hadirnya Program Inovasi Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK), Dana Kelurahan (bantuan pemerintah pusat), dan Kotaku, menjadi daya dukung kepada masyarakat yang membutuhkan. 

Agar tepat sasaran, Yana juga meminta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar untuk menyelaraskan program yang sesuai, sehingga terintegrasi dengan benar.

"Bappenas dan Bappeda mempunyai program apa saja? Nanti akan kita bagi program-programnya supaya treatment-nya kena. Meskipun anggaran terbatas, tetapi bisa terintergrasi, maka terpenting itu tepat sasaran,” tegasnya. (pan/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News