Diduga Ada Permainan Pencairan Dana Desa Di Kutamekar

KARAWANG,- Sekretaris Kecamatan Ciampel Solehudin menjelaskan, untuk pencairan Dana Desa harus menyelesaikan pekerjaan yang sumber dari dana desa, setelah selesai semua baru bisa mengajukan ke pencairan dana desa tahap dua atau tahap berikutnya. 

"Jadi prosesnya Dana Desa tahap satu selesai semua, di SPJ-kan beres, lalu diajuin lagi untuk tahap dua. Tahap dua ngajuin lagi beres, pembangunan proyek, bereskan SPJ semua, beres lalu ajukan lagi tahap tiga. Tahap tiga beres semua baru monev dari kecamatan,” kata Solehudin, saat ditemui di Kecamatan Ciampel, Rabu (13/11).

Lain halnya yang terjadi di Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel,  Kabupaten Karawang, sangatlah jauh berbeda dengan apa yang disampaikan Solehudin. Pasalnya, dana desa tahap pertama masih ada pengerjaan fisik, namun dana desa tahap dua dan dana desa tahap tiga sudah diterima oleh Desa Kutamekar.

Seperti yang disampaikan oleh Dayat Permana, Sekretaris Desa Kutamekar, bahwa pembuatan papan reklame sudah dipesan, yang anggarannya menggunakan dana desa tahap pertama. Papan reklame tersebut akan dipasang lampu seperti papan reklame yang ada di jalanan. 

"Anggarannya menggunakan dana desa tahap pertama, nanti mau saya bikin wah seperti di jalan jalan dipasang lampu,” ujarnya. 

Dia menjelaskan, bahwa dirinya tidak tahu apakah sudah dibayar apa belum kepada pekerja karena didalam aturan yang membayar adalah bendahara, sedangkan yang bersangkutan hanya sebagai koordinator.

"kalau pembayaran itu saya kurang tahu, terlepas pembayaran sudah dibayar atau tidak karena proses pembayaran bukan saya yang bayar. Karena didalam aturan yang bayar adalah bendahara, sedangkan saya hanya sebagai koordinator di aturan itu,” imbuhnya. (wins/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News