Apresiasi Bupati Karawang Terhadap Kinerja PDAM Tirta Tarum

KARAWANG- Bupati Karawang Cellica Nurachadiana mengapresiasi kinerja PDAM Tirta Tarum yang mulai memperlihatkan peningkatan kinerja. Meski masih ditemui sejumlah masalah, jajaran direksi yang baru diangkat Cellica satu tahun lalu sudah banyak membawa perubahan untuk memajukan PDAM.

Cellica menilai salah satu parameter keberhasilan PDAM adalah naiknya peringkat antar PDAM dari peringkat 133 nasional menjadi peringkat 74. Kemudian di tingkat Jawa Barat, PDAM yang semula di peringkat 17, kini menduduki peringkat 11.

"Ini kan parameter yang baik bisa berhasil memperbaiki peringkat menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya. Parameter itu tidak bisa direkayasa, harus sesuai dengan prestasi yang didapat, makanya saya memberikan apresiasi," kata bupati usai Rapat Umum Perusahaan Daerah (RUPD) PDAM Tirta Tarum, belum lama ini.

Kesimpulannya, kata dia, PDAM sudah bekerja menjalankan bisnisnya dengan baik, meskipun masih banyak yang harus dikerjakan agar dapat melayani masyarakat dengan maksimal.

"Pengawasan terhadap PDAM juga tetap dilakukan," katanya.

Menurut Cellica, selama dirinya menjadi Bupati Karawang, baru kali ini dia menghadiri RUPD. Diselenggarakan RUPD tersebut, dinilai menjadi salah satu bukti jika PDAM sudah berjalan sebagai mestinya sebagai sebuah perusahaan profit oriented. Ia menyebut  perubahan di tubuh PDAM terjadi lantaran jajaran direksi hingga pegawai sudah bekerja profesional, visioner dan sangat menguasai pekerjaannya.

Kendati demikian, Cellica meminta PDAM tetap mendengarkan keluhan dan tuntutan masyarakat. Tujuannya agar PDAM dapat melayani masyarakat secara maksimal. Apalagi air merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat.

"Masukan dari masyarakat harus segera ditanggapi dan selesaikan dengan baik. Misi PDAM selain profit oriented juga mengemban misi sosial melayani masyarakat," katanya.

Direktur Utama PDAM Tirta Tarum M. Soleh mengatakan, kenaikan peringkat PDAM Tirta Tarum Karawang dari  17 naik menjadi peringkat 11 di Jawa Barat dan peringkat nasional dari 133 menjadi peringkat 74 merupakan hasil penilaian dari Badan penyelenggara Peningkatan Sistem Penyediaan Air Minum.

Soleh menargetkan, PDAM Titra Tarum Karawang masuk peringkat 10 besar ditingkat Jawa Barat.

"Kita harapkan dengan terus berinovasi dapat meningkatkan peringkat kita hingga masuk 10 besar di Jawa Barat," katanya.

Menurut M. Soleh jajaran Direksi PDAM baru bekerja setahun setelah dipilih oleh Bupati. Pertama kali menangani PDAM,  jumlah pelanggan sebanyak 71 ribu sambungan rumah (SR). Namun selama satu tahun ini sudah terjadi kenaikan pelanggan sebanyak 84 ribu SR.

"Kita terus mengalami peningkatan baik secara operasional, keuangan dan layanan masyarakat. Meski tarif air kita tergolong masih rendah, namun kami masih bisa mengatasinya dengan bekerja efesien," katanya. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News