Pertamina Diduga Kembali Cemari Pantai Karawang

KARAWANG – Warga pesisir pantai Karawang dikejutkan kembali dengan adanya minyak mentah yang mencemari pantai Karawang, padahal belum lama ini kebocoran pipa minyak pertamina di Blok YYA-1 kabarnya telah teratasi dan sudah tidak ada minyak mentah yang keluar, namun faktanya masih ada minyak mentah yang mencemari pantai. Jumat (15/11/19).

VP Relations Pertamina Hulu Energi, Ifki Sukarya memastikan bahwa sumur YYA-1 sudah ditutup dan dalam kondisi aman, tidak ada minyak yang keluar dari sumur tersebut.  Namun sisa-sisa minyak yang masih menempel di rig dan platform ternyata luruh terbawa arus dan mendarat ke 7 (tujuh) desa dengan total area sepanjang 18 kilometer di Pesisir Karawang. 

“Kondisi cuaca buruk , angin kencang yang mencapai 47 knot  dan hujan deras di sekitar Anjungan YYA menyebabkan sisa-sisa minyak  yang menempel di platform  YYA dan Rig Ensco 67 terbawa arus hingga ke pesisir. Sisa sisa minyak ini tidak tertangkap oil boom karena konfigurasi oil boom terbang terbawa angin. Namun kami pastikan, tim combat PHE ONWJ sudah melakukan pembersihan sejak Kamis dan dilanjutkan sampai beberapa hari ke depan“ kata Ifki melalui siaran presrilisnya pada Jumat (15/11) kemarin.

Ifki menambahkan total 115 personil sudah turun ke lapangan untuk proses pembersihan di pesisir, dan jumlahnya akan ditingkatkan sesuai kebutuhan. Diperkirakan minggu depan  upaya pembersihan sudah selesai. 

Selain menurunkan personil untuk pembersihan pesisir, di laut  PHE ONWJ juga menurunkan tim offshore combat dibantu  Tim SAR dari Taifib 1 Marinir untuk mensupport dan memperbaiki konfigurasi  oil boom yang formasinya berubah karena kondisi angin kencang dan ombak yang tinggi.

“Tentu kami berharap kondisi cuaca kondusif untuk melakukan upaya pembersihan ini, sembari kami maksimalkan resources yang kami miliki” jelasnya.

Namun saat ini masyarakat merasa khawatir peristiwa yang menurut pihak pertamina tumpahan minyak mentah terulang kembali karena dampak dari tumpahan minyak yang mencemari pantai Karawang berdampak buruk Kesehatan, Ekonomi dan pencemaran lingkungan. (wins)

Tags:

Berita Terkait

Related News