Disparbud Jabar Gelar Riksa Budaya Rengkuh Galuh Di Ciamis

BANDUNG,- Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Jawa Barat akan menggelar kembali Riksa Budaya Jawa Barat.

Setelah sukses menggelar Riksa Budaya Jawa Barat di Bogor dengan tagline Someah, Disparbud Jawa Barat akan menggelar Riksa Budaya Jawa Barat  Rengkuh Galuh di Situs Astana Gede Kawali Ciamis, Rabu (12/11) besok.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Dedi Taufik melalui Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Barat Febiyani mengatakan gelaran Riksa Budaya Jawa Barat Rengkuh Galuh tidak jauh berbeda dengan gelaran Riksa Budaya Jawa Barat di Bogor lalu. Namun, kata dia yang membedakan adalah tema yang diusung.

Rengkuh menurut Febiyani, merupakan salah satu sikap masyarakat Jawa Barat untuk menghormati orang lebih tua maupun menghargai sesama sesuai dengan pribadi masyarakat Jawa Barat yang santun.

“Secara umum sama. Tapi perbedaanya adalah Rengkuh disini adalah perilaku atau ciri sikap masyarakat Jawa Barat yang merupakan bagian dari Someah juga. Bagaimana kita menghormati orang yang lebih tua, menghargai sesama. Pribadi masyarakat Jawa Barat adalah santun. Ini yang harus digali ditengah era globalisasi dan teknologi. Generasi muda mengenal tidak? Ketika lewat di depan orang banyak misalnya, didepan orang tua. Bagaimana posisinya?," kata Febiyani di  Bandung, Selasa (19/11).

Lebih lanjut ia menambahkan, negara Jepang yang notabene adalah negara maju, hingga saat ini masih bisa mempertahankan dan menjaga nilai-nilai budaya serta kearifan lokal.

Berbeda dengan kondisi saat ini di Indonesia khususnya Jawa Barat, yang nilai kearifan lokal maupun budaya sudah mulai luntur di kalangan generasi muda.

Sedangkan mengenai dipilihnya Ciamis sebagai tempat gelaran Riksa Budaya Jawa Barat Rengkuh Galuh menurut Febiyani, Ciamis memiliki sejarah dan sebagai pusat budaya masyarakat Jawa Barat.

“Kita mengadakan di Situs Astana Gede Kawali. Sebuah situs yang memiliki nilai historis tinggi, memiliki peranan sejarah tinggi bagi masyarakat Jawa Barat,”ungkapnya.

Dalam gelaran Riksa Budaya Jawa Barat Rengkuh Galuh nanti ungkap Febiyani, pihak Disparbud Jawa Barat akan menggandeng seniman lokal, khususnya Godi Suwarna. Godi Suwarna merupakan seniman Jawa Barat yang sudah malang melintang di manca negara, membawa seni dan budaya Jawa Barat.

“Penampilan besok adalah hasil dari workshop yang sudah dilakukan sebelumnya oleh kang Godi beserta teman-teman seniman lokal disana dengan arahan Aat Suratin. Ini akan menampilkan hasil workshop, yang diikuti siswa SD, SMP dan SMK se kab. Ciamis. Koloborasi seni tari, musik, puisi, teater. Itu bisa kita saksikan besok,” pungkasnya.

Riksa Budaya Jawa Barat merupakan platform gerakan kebudayaan, bertujuan menguatkan nilai-nilai budaya yang tercermin dalam perilaku masyarakat Jawa Barat. (nie/*)

 

Tags:

Berita Terkait

Related News