Korban Penipuan Gugat Akumobil Dipailitkan

BANDUNG, - Sebanyak 30 konsumen menggugat PT. Aku Digital Indonesia (Akumobil) serta Direktur Utamanya, Bryan Jhon Satya Andristan ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, Senin (18/11).

Gugatan ini dilakukan menyusul tindak penipuan yang dilakukan Akumobil pada ratusan konsumennya hingga menimbulkan kerugian hingga Rp.100 milyar lebih.

"Kami mendapatkan kuasa dari perwakilan 30 konsumen aku mobil untuk mengajukan permohonan kepailitan PT Aku Digital Indonesia atau Akumobil ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat," kata kuasa hukum konsumen Akumobil Irfan Arfian di Bandung, Selasa (19/11).

Menurut Irfan, langkah ini diambil lantaran para korban penipuan Akumobil ini ingin mencari kepastian hukum agar uang mereka bisakembali.

Pihaknya, kata Irfan, mewakili 1500 konsumen yang dirugikan pengelola situs pembelian mobil online ini.

"Saat ini Direksi Utama Akumobil Bryan Jhon Satya sudah ditahan di Polrestabes Bandung, begitu juga pengelola lainnya. Sebagai upaya mengembalikan uang konsumen yang telah disetor, kami mengupayakan agar aset-aset milik Akumobil bisa dilelang dan hasilnya digunakan untuk membayar uang konsumen," paparnya.

Irfan meminta agar institusi penegak hukum dapat bersinergi terkait dengan jumlah aset milik Akumobil. Apalagi, kata dia, kliennya telah menunjuk dirinya sebagao kurator dalam proses kepailitan ini.

Pihaknya, kata Irfan, juga terus mencari informasi aset-aset baik bergerak maupun bergerak milik Akumobil. Beberapa aset benda bergerak diantaranya, imbuh dia, adalah kendaraan roda dua dan empat yang dapat disita.

Sementara, untuk benda tidak bergerak yakni rumah dan tanah akan dilakukan pemblokiran.

"Merujuk pada undang-undang kepailitan, setelah mengajukan permohonan pailit suatu badan hukum kira-kira 60 hari sudah bisa diputus pailit," tuturnya.

Irfan mengimbau, agar korban-korban Akumobil lainnya untuk segera berkordinasi untuk melakukan penyitaan aset bersama.

"Agar ada kepastian hukum lantaran nilainya cukup besar dan ada harapan uang dapat kembali," pungkasnya.

Sementara salah satu konsumen Akumobil, Jimmy Rahmat mengatakan pihaknya mengambil langkah ini agar aset-aset milik Akumobil tidak menguap begitu saja.

"Kami ingin ada kepastian hukum dan penyitaan aset sehingga uang kami dapat kembali," kata Jimmy seraya menyebut menderita kerugian hingga Rp348 Juta ini. (nie/*)

 

 

Tags:

Berita Terkait

Related News