Inilah Pengakuan Salah Satu Yayasan Yang Membangun Tanpa Izin Di Karawang

KARAWANG- Niat mulia ummat Islam untuk mengembangkan Ilmu Alquran di tanah Karawang sangatlah patut diapresiasi oleh setiap penganut agama yang mulia ini. Sudah sepantasnya pula niat mulia ini juga harus mentaati segala aturan yang berlaku.

Namun sangat disayangkan niat mulia yang salah satunya dilakukan oleh Yayasan Perintis Ilmu Alquran diduga menabrak aturan yang berlaku. Pasalnya yayasan yang beralamat di Dusun Bojongkarya 1 Rt 06/01 Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok ini membangun beberapa gedung tanpa adanya IMB (Izin Mendirikan Bangunan).

Perbuatan melawan hukum tersebut rupanya diakui oleh Abdul Rohim selaku Ketua Yayasan Perintis Ilmu Alquran. "Kami sudah salah, mestinya bikin IMB dulu, baru membangun," ucap Abdul Rohim belum lama ini.

Abdul Rohim juga mengakui bahwa selama ini Yayasan yang dikelolanya belum melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Rengasdengklok Selatan terkait pembangunan beberapa gedung di tanah milik yayasan. "Kita juga belum koordinasi dengan Pemdes," ujarnya.

Karena ramai dengan pemberitaan, akhirnya Abdul Rohim terpaksa mengurus IMB dengan jasa calo bernama Nawawi. Abdul Rohim berdalih belum terbitnya IMB hingga kini karena Nawawi sedang sibuk mengerjakan pekerjaan lain sehingga tidak sempat mengurus IMB yayasannya.

"Saya sendiri belum pernah ke DPMPTSP (ngurus IMB), untuk IMB sendiri sudah diurus oleh Nawawi, karena dia sibuk sehingga ada keterlambatan," dalihnya.

Sementara itu Kabid Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah, Satpol PP Karawang, DR. Endeng mengaku sudah melakukan klarifikasi ke lapangan. Selain itu pihaknya sudah menerima pengaduan dari aliansi LSM di Rengasdengklok terkait adanya bangunan tanpa IMB di Yayasan Perintis Ilmu Alquran.

"Kita sudah menerima pengaduan dari aliansi LSM," ujar Endeng.

Kata Endeng, berdasarkan aduan ini, pihaknya akan memanggil sejumlah pihak terkait dalam rangka menjernihkan masalah ini sesuai dengan peratura yang berlaku.

"Semua pihak besok Kamis akan kita undang termasuk dari DPMPTSP Karawang," tandasnya. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News