Penetapan Tersangka Diundur Kajari Karawang Dinilai Main-main

KARAWANG- Molornya penetapan tersangka korupsi oleh  Kejaksaan Negeri (Kajari) Karawang dari yang seharusnya ditetapkan di bulan November 2019 menjadi bulan Desember 2019 membuat miris para pengamat yang peduli dengan pembangunan Karawang. Salah seorang pengamat yang gencar menyuarakan pendapatnya, Raja Rogate Mangunsong menegaskan bahwa proses penegakan hukum itu memang harus hati-hati, tetapi juga harus cepat.

"Penegakan hukum harus hati-hati dan juga harus cepat karena ada adagium yang bilang hukum harus ditegakkan walaupun besok langit akan runtuh (fiat justitia ruat caelum)," ujar Raja kepada Portaljabar.net, Jumat (22/11).

Namun faktanya bukannya mempercepat, Kajari Karawang memilih mengundurkan waktu penetapan tersangka agar tanggalnya pas dengan hari anti korupsi.

"Dagelan macem apa ini, dikira proses penetapan tersangka korupsi sama dengan hari pernikahan yang harus disesuaikan dengan hitung-hitungan," ujarnya.

Karena munculnya dagelan "kelas dunia" ini, Raja sangat ingin melihat orang-orang yang kemarin percaya bahwa Kajari Karawang akan menetapkan tersangka pada bulan November dan menilai kinerjanya sudah baik akan melakukan pembelaan apalagi.

"Mereka pada mau bilang apa lagi ya
Saya mau denger pembelaan mereka setelah ini," ungkapnya.

Selain mengecewakan publik dan para pendukungnya, Raja menilai molornya penetapan tersangka korupsi pada hakikatnya mempermalukan diri sendiri dan membuat kepercayaan publik kepada Kejari Karawang menjadi semakin luntur. (Uya)

Pengamat Raja Rogate Mangunsong Di Kantor Kejari Karawang (Uya/PJ)

Tags:

Berita Terkait

Related News