Oknum Keamanan Ngusir Dewan Yang Lagi Sidak, Komisi III : Dia Sudah Lecehkan DPRD

KARAWANG- Menjaga marwah DPRD Karawang sebagai lembaga pengemban amanah rakyat perlu terus menerus diperkuat. Termasuk penjagaan dari rongrongan "orang jahat" yang sudah berani melecehkan marwah DPRD Karawang dalam melaksanakan tugasnya.

Sebelumnya terjadi kejadian pelecehan terhadap anggota DPRD Karawang yang sedang melakukan sidak pembangunan Pasar Johar oleh Komisi III, dimana saat itu anggota DPRD Karawang dari F-PKS Tatang Taufik diusir oknum keamanan yang merasa risih dengan kehadiran wakil rakyat tersebut. Sontak hal ini membuat geram anggota DPRD Karawang yang lain salah satunya datang dari Taufik Ismail (F-PDIP).

"Saya sebagai anggota dewan, merasa pengusiran terhadap anggota Komisi III ketika mereka melakukan sidak kepada pasar Johar, itu sudah melecehkan institusi DPRD," ujar Pipik panggilan akrabnya, Kamis (5/12).

Selain diusir kata Pipik, rekan sejawatnya juga dimaki-maki oleh oknum keamanan Pasar Johar dengan kalimat-kalimat yang tidak sopan apalagi ada ucapan bahwa si oknum tidak takut dengan anggota dewan. "Ucapan-ucapan dia saat ngusir rekan kami jelas sangat menyinggung perasaan kami selaku sesama anggota DPRD," ujarnya.

Namun Pipik tetap berupaya legowo tidak mempidanakan kejadian ini asalkan oknum tersebut mau meminta maaf langsung kepada publik, kepada masyarakat, kepada partai politik, dan semuanya.

Pipik kembali menegaskan marwah DPRD harus dijaga dari anasir-anasir jahat karena lembaga ini hadir karena proses undang-undang yang berlaku di negara Indonesia dan merupakan perwakilan dari partai-partai politik dimana semua memiliki konstituen.

Sangatlah wajar menurut Pipik ketika komisi III yang juga perwakilan partai politik melakukan sidak berdasarkan aduan dari masyarakat tentang pasar Johar. "Wajar kok Pasar Johar disidak, harusnya mereka juga terbuka saat disidak, tidak seperti itu melakukan pengusiran, justru kejadian kemarin akan menimbulkan pertanyaan, ada apa dengan pasar Johar," tandasnya. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News