Gigihnya Petugas Lakukan Pendataan, Angka Penderita HIV AIDS Di Karawang Malah Meningkat 

KARAWANG - Angka Penderita HIV AIDS di Karawang tahun ini terus meningkat. Hal ini diungkapkan oleh Staf Komisi Penanggulangan AIDS,  Awan Gunawan. Beliau menyebutkan saat ini jumlah penderita HIV AIDS yang berhasil didata di Karawang per Agustus 2019 bejumlah 1215 orang. 

"Tahun ini penderita HIV AIDS meningkat, yang tercatat per agustus 2019 sudah 1215 orang," sebutnya. 

Awan mengatakan jumlah penderita terbanyak dialami oleh ibu rumah tangga yang berjumlah 200-an lebih dengan rentan usia 15 sampai 35 tahun, hal ini disebabkan karena penularan yang diawali dari lelaki yang tertular dari wanita penjajak sex (WPS) yang akhirnya menular ke istri atau pasangan sah mereka. 

"Ibu rumah tangga menjadi penderita HIV AIDS yang paling rentan, hal ini dikarenakan tertular dari pasangannya sendiri yang sebelumnya tertular dari WPS," ucapnya.

Awan pun mengungkapkan angka penderita HIV AIDS tertinggi terjadi di daerah Karawang Barat atau Karawang Kota. 

"Dari keseluruhan wilayah Kabupaten dan Kota Karawang, Karawang Barat menjadi tempat paling banyak ditemukan kasus penularan HIV AIDS," ungkapnya.

Pernyataan menarik diucapkan oleh Awan mengenai peningkatan jumlah penderita HIV AIDS bukanlah akibat dari bertambahnya penderita namun karena buah dari kegigihan para petugas terkait dalam melakukan pendataan. 

"Kenapa angka pederita HIV AIDS ini meningkat?, karena kerja keras para petugas dilapangan dalam menemukan para penderita yang belum terdata sebelumnya," ucapnya.

Awan juga menjelaskan bahawa saat ini, langkah yang paling konkrit untuk menekan angka ini adalah memberikan penyuluhan-penyuluhan di sekolah-sekolah. Tahun ini saja instansinya sudah memberikan penyuluhan pencegahan ke 33 sekolah tingkat SLTP Negeri dan Swasta.  
Namun kata Awan pencegahan dan penyuluhan ini tidak akan maksimal tanpa turut peran serta masyarakat. 

"Sebenarnya dalam program-program yang sudah kami jalankan, kendalanya hanya satu,  yaitu kesadaran masyarakat itu sendiri dalam memahami bahaya HIV AIDS," tutupnya. (Ilmy)

Tags:

Berita Terkait

Related News