Rezim Pengurus KPPL Dirombak, Retribusi Meningkat 200% Lebih

KARAWANG - Adanya pergantian kepengurusan KPPL (Koperasi Pengolahan Produksi Laut) Mina Samudra Mulya pasca kasus dugaan korupsi pengurus lama yang menyeruak ke public ternyata membawa berkah bagi koperasi ini. Pasalnya kewajiban KPPL dalam membayar retribusi ke Pemda Karawang nominalnya meningkat drastic seiring semakin sehatnya kondisi keuangan KPPL Mina Samudra Mulya.

Ketua Divisi Legal KPPL Mina Samudra Mulya, Dr (C) Muhammad Gary Gagarin Akbar, S,H., M.H., menjelaskan bahwa prestasi pengurus baru KPPL sangatlah menggembirakan karena kewajiban membayar retribusi untuk disetorkan ke kas Pemda Karawang semakin meningkat dari bulan ke bulan.

“Sejak pengurus yang baru menjabat, tercatat dari bulan Oktober retribusi yang dibayar sebanyak Rp.77 juta, lalu di bulan November retribusi yang dibayar sudah mencapai Rp.100 juta lebih,” ujar Gary kepada Portaljabar.net, Jumat (6/12).

Menurut Gary, pembayaran retribusi di bulan Oktober dan November meningkat hingga 200% dibandingkan bulan-bulan sebelumnya saat KPPL dipegang oleh pengurus lama yang diduga terjangkit virus korupsi tersebut.

“Saat dipegang pengurus lama paling cuma Rp.30 juta per bulan bayar retribusinya, alhamdulilah dengan kepengurusan baru retribusi semakin meningkat. Semoga bisa terus dipertahankan,” ucapnya.

Gary sangat optimis kinerja KPPL Mina Samudra Mulya bisa semakin meningkat bukan hanya masalah pembayaran retribusi namun yang paling penting adalah peningkatan kesejahteraan para nelayan Ciparage bisa ikut terdongkrak. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News