Anggota IWO Dipidanakan Karena Berita, Kabid Hukum : Kita Berikan Bantuan Hingga Kasasi Dan Grasi

KARAWANG - IWO (Ikatan Wartawan Online) Kabupaten Karawang baru saja menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Musyawarah Besar (Mubes) di Hotel Swiss Belinn. Dalam acara yang hadiri 52 anggota IWO Karawang ini, selain Rakerda dan Mubes juga diisi dengan acara diskusi seputar peran IWO yang bersikap netral dalam menghadapi Pilkada serentak 2020.

Hal yang sangat menarik terjadi pada saat Rakerda yaitu ketika Ketua Bidang (Kabid) Hukum IWO, Panji Riyadi S.H., mengungkapkan program kerja bidangnya mengenai bantuan hukum kepada semua anggota IWO. Program kerja tersebut kata Panji akan diusulkan oleh Ketua IWO Karawang Ega Nugraha ke Pengurus Pusat untuk dijadikan program nasional.

Kata Panji Riyadi, IWO merupakan
organisasi profesi yang memberikan perlindungan hukum dan bantuan hukum hingga tahap kasasi dan grasi kepada anggotanya dalam menjalankan profesi sebagai wartawan online. "Kami bertugas melaksanakan pemberian bantuan hukum kepada wartawan online dalam kasus delik pers, baik pada tahap penyidikan maupun pada tahap persidangan di tingkat pengadilan negeri sampai dengan kasasi dan grasi," ucap Panji.

Selain memberikan bantuan hukum di persidangan, IWO juga berkewajiban
menyelesaikan perselisihan antara wartawan online dengan manajemen media tempatnya bekerja, termasuk dalam pemberian bantuan hukum dalam sengketa hubungan kerja.

Lanjut Panji, IWO dalam hal ini Bidang Hukum juga wajib mengkaji dan meneliti peraturan perundang-undangan yang
menghambat tugas-tugas wartawan online di lapangan. "Tugas kami dalam melakukan penelitian terkait peraturan yang dibuat untuk menghambat kinerja wartawan online di lapangan," ujarnya.

Namun kata Panji, IWO selain memberikan perlindungan hukum bagi anggotanya juga tidak segan memberikan sanksi terhadap wartawan online yang memuat berita yang tidak
sesuai serta dianggap melanggar kode etik wartawan online. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News