Tina Wiryawati Center Siap Bantu Masyarakat

KUNINGAN,- Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Tina Wiryawati menyapa warga di Pangandaran dengan mendatangi tempat pelelangan Ikan di Batu Karas dan Paringi.

Kedatangannya itu, untuk menyerap aspirasi nelayan di kawasan tersebut.

Ia juga menanyakan kepada pelaku pelelangan ikan jenis apa saja yang harganya anjlok hingga mencapai Rp. 200.000 per Kg, di karenakan saat tersebut ikan melimpah.

"Hal ini dirasa dapat merugikan nelayan, saya berpikiran apakah memungkinkan untuk membentuk kelompok nelayan. Sehingga bisa mendapatkan bantuan untuk mesin pencacah ikan yang nantinya dapat dijadikan menjadi  tepung ikan," ucap Anggota DPRD Provinsi Dapil Jabar XIII itu dalam keterangannya, Senin (16/12).

Menurutnya, saat ini harga pakan ternak semakin hari semakin mahal. Salah satu solusinya, yakni mesin pembuat tepung. Jadi, agar ikan yang tidak laku atau harganya jatuh tidak menjadi busuk dan terbuang sia-sia.

Sebagai kepedulian terhadap masyarakat atau lanjut usia, ia berencana membuat wadah dengan nama Tina Wiryawati Center. Menurutnya, wadah ini nanti akan fokus memberi bantuan bagi masyarakat di dapil Jabar XIII meliputi Kabupaten Kuningan, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran.

"Wadah itu bergerak pada beberapa bidang seperti penyuluhan hukum bagi masyarakat yang nantinya membutuhkan bantuan hukum dan kepedulian pada masyarakat lanjut usia," jelasnya.

Selain itu, Tina Wiryawati Centre juga bertekad untuk meminimalisir tingkat stunting dengan bekerjasama dengan posyandu yang memiliki daftar stunting di daerahnya, serta pengembangan wirausaha baru.

Dalam kunjungannya di Pangandaran, Tina juga mengunjungi salah satu kerajinan Cowek dari bahan tanah. Namun, dirinya sangat prihatin ketika melihat pengrajinnya sudah lanjut usia. Sehingga jumlahnya menurun drastis dari waktu ke waktu.

"Untuk saat ini kerajinan tersebut, di kelola oleh karang taruna setempat. Saya mempunyai pemikiran kedepan akan menghadirkan narahubung ahli design kriya, sehingga daerah tersebut nantjnya dapat menjadi daerah wisata kerajinan tanah liat," pungkasnya. (om)


 

 

Tags:

Berita Terkait

Related News