Cuaca Buruk Danlanal Meminta Nelayan Tidak Melaut

CIREBON,- Pangkalan TNI AL (Lanal) Cirebon meminta nelayan untuk tidak melaut karena gelombang laut tengah tinggi antara 1-1,5 meter. Jika memaksakan diri khawatir nelayan mengalami kecelakaan di laut.

Hal ini disampaikan Komandan Lanal Cirebon Letkol Laut (P) Agung Nugroho usai Apel Kesiapsiagaan Satgas Bencana Alam di Mako Lanal, Kota Cirebon, Rabu (8/1).

Menurutnya, Desember-Februari ini tinggi gelombang antara 1 meter hingga 2,5 meter.

"Gelombang menjadi lebih tinggi karena angin kencang terutama mulai jam 12.00 wib hingga malam,"katanya.

Untuk jarak 8 km dari bibir pantai, lanjutnya tinggi gelombang sekitar 1-1,5 meter. Sedangkan, jarak lebih dari 8 km dari bibir pantai gelombang di laut mencapai tinggi 2-2,5 meter.

"Nelayan dan wisatawan untuk lebih hati-hati, jika tidak terlalu penting sebaiknya tidak melaut. Sebab, kapal nelayan panjangnya 10-15 meter rawan gelombang tinggi," katanya.

Ia tidak memungkiri nelayan harus mencari nafkah, sehingga tetap aja saja ada yang pilih melaut.

"Namun, nelayan agar tidak mengabaikan keselamatannya,"katanya.

Caranya nelayan harus up-date informasi perubahan cuaca dari sumber yang terpercaya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), jika berlayar.

Lanal Cirebon pun akan koordinasi dengan Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan Polair tentang bahaya perubahan cuaca ekstrim di laut untuk disampaikan ke nelayan.

"Kami akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui anggota yang di posal dan posmat. Dengan harapan, tidak ada nelayan yang mengalami kecelakaan laut," pungkasnya. (abr)

 

Tags:

Berita Terkait

Related News