Disebut-sebut Kepanjangan Tangan Makelar Jabatan, Juhdi Mengaku Kenal Dengan Oknum Tersebut

KARAWANG - Salah satu pejabat eselon IV di Disdikpora Karawang santer disebut-sebut berbagai pihak sebagai kepanjangan tangan makelar jabatan (mafia) di Disdikpora Karawang. Dia adalah Juhdi pejabat yang santer disebut sebagai kepanjangan tangan makelar jabatan ini sekarang menduduki kursi Kepala Seksi di Bidang PNFI.

Dalam berbagai keterangan yang dihimpun oleh Portaljabar.net, koneksi Juhdi diduga sangat kuat di dalam BKPSDM Karawang. Selain itu Juhdi juga disebut-sebut merupakan kepanjangan tangan JK (diduga makelar jabatan) yang disorot karena selalu bermain di setiap mutasi dan rotasi pejabat Pemkab Karawang.

Saat dikonfirmasi mengenai masalah ini Juhdi mengaku kenal dengan JK terduga  makelar jabatan yang saat ini membuat resah pejabat teras BKPSDM Karawang.

"Saya kenal dia orang Bengle (Kecamatan Tempuran)," ujar Juhdi kepada Portaljabar.net, belum lama ini.

Namun Juhdi berkilah dan mengaku sudah tidak berhubungan lagi dengan JK. Tak tanggung-tanggung Juhdi mengaku sudah tidak berhubungan dengan JK selama 3 bulan terakhir.

Terkait hubungan Juhdi dan JK dalam kegiatan ilegal di dalam bisnis makelar jabatan, Juhdi belum memberikan jawaban pasti hingga saat ini.

Sebelumnya publik Karawang dibuat heran pada saat mutasi dan rotasi pejabat eselon Pemkab Karawang. Dimana pada saat itu terdapat sepuluh orang kepala sekolah yang hadir tanpa undangan. Parahnya, sepuluh orang ini ikut dilantik meski tidak tercantum dalam Surat Keputusan Bupati Karawang Nomor 821.24/Kep.73/BPKSDM/2020 tentang Pengangkatan PNS Dalam Jabatan Pimpinan Pratama, Administrator, Pengawas, Kepala Puskesmas, dan Korwilbidik Pemkab Karawang.

Diduga kusutnya rekrutmen hingga pelantikan Kepala Sekolah SD dan SMP ini bisa terjadi akibat adanya tangan-tangan jahat yang bermain hanya karena adanya sejumlah imbalan materi. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News