Polrestabes Bandung Ungkap Kasus Pengeroyok Dan Penganiaya Aditya

BANDUNG - Polrestabes Bandung pada hari Jumat (17/1) berhasil mengungkap  perkara pengeroyokan dan penganiayaan yang sempat viral. Tempat kejadian perkara diketahui di Jalan Muhammad Yusuf Kelurahan Pasirkaliki Kecamatan Cicendo Kota Bandung pada hari Jumat 10 Januari 2020 sekitar pukul 15.30 WIB.

Diketahui identitas korban yaitu Aditia Maulana Saputra (17) seorang pelajar yang beralamat di Jalan Muhamad IV Rt. 08/06 Kelurahan Pamoyanan Kecamatan Cicendo Kota Bandung.

Menurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Drs. S. Erlangga, kronologis penangkapan dimulai ketika Tim Opsnal Polrestabes Bandung dan Unit Reskrim Polsek Cicendo di back up oleh Jatanras Polda Jabar melakukan penyelidikan selama 5 hari untuk  menangkap pelaku yang sudah teridentifikasi.

"Pada hari Rabu tanggal 15 Januari 2020 sekira jam 17.30 WIB tim khusus telah berhasil mengamankan 2 (dua) orang yang di duga pelaku pengeroyokan di Jalan Muhammad Yusuf. Dua pelaku ditangkap di rumahnya di Jalan Citepus Rt 08/06 Kelurahan Pajajaran Kecamatan Cicendo tanpa melakukan perlawanan, sekaligus diamankan barang bukti yang di gunakan oleh pelaku," ujar Erlangga.

Erlangga menjelaskan dari hasil interograsi terhadap kedua pelaku, didapatkan keterangan bahwa motif pelaku mengeroyok dan menganiaya Aditya karena rasa dendam terhadap anggota kelompok Genk Motor GBR. Namun sasaran dendam yang dituju kedua pelaku ternyata salah orang.

"Aditya ini korban salah sasaran kedua pelaku," ujarnya.

Kata Erlangga mengenai identitas kedua pelaku diketahui berinisial MIM alias BAL Bin YAY, kelahiran Bandung 14 Oktober 2000, alamat Jalan Citepus 2 RT. 08/06 dan RAP bin YAS kelahiran Bandung 28 Oktober 2002, alamat Jalan Citepus 2 RT. 08/06.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari pengungkapan kasus ini yaitu 1 (satu) unit sepeda motor Nopol D-5054 WE yang sudah di ganti bodi, 1(satu) buah golok dengan sarungnya, 2 (dua) buah helm, 1(satu) buah sweater warna abu, dan 1(satu) buah jaket kulit warna hitam.                    

Sementara itu kata Erlangga untuk kedua pelaku, polisi bakal mempersangkakan mereka dengan Pasal 170 jo 351 K.U.H.Pidana dengan ancaman pidana penjara selama 5 tahun. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News