Pengamat : Uang Sewa Tanah Bengkok Haram Digunakan Untuk Biayai Pilkades

KARAWANG,-  Banyaknya ulah para Panitia 11 Pilkades di Karawang yang menyewakan tanah bengkok dengan dalihnya uang hasil sewa akan digunakan sebagai tambahan biaya pilkades mendapatkan sorotan berbagai pihak.

Salah satunya adalah dari Ketua LSM MPPN (Masyarakat Pemantau Penyelenggara Negara) Tatang Suryadi Obet.

Obet menilai ulah para Panitia 11 menyewakan tanah bengkok untuk kepentingan tambahan biaya Pilkades yang selalu diklaim kekurangan ini merupakan tindakan yang melawan ketentuan yang berlaku.

"Sewa tanah bengkok untuk kepentinga biaya Pilkades ini kan sudah ngaco dari segi tujuan adanya tanah bengkok itu sendiri," ujar Tatang.

Sifatnya haram kalau memanfaatkan tanah bengkok untuk biaya Pilkades karena berdasarkan ketentuan yang lain biaya Pilkades menjadi tanggungjawab mutlak Pemerintah Daerah melalui APBD.

"Haram hukumnya hasil sewa tanah bengkok dipakai biaya Pilkades. Karena biaya Pilkades sudah menjadi tanggungjawab Pemerintah Daerah," urainya.

Menurut Obet berdasarkan Permendagri 4 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan Kekayaan Desa pada Pasal 10
ayat 1 Pemanfaatan Kekayaan Desa berupa sewa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 huruf a dilakukan atas dasar menguntungkan Desa.

"Menyewakan tanah bengkok kepada pihak lain pada intinya harus menguntungkan desa atau masyarakat desa, apakah dengan dimanfaatkan untuk biaya Pilkades, desa jadi untung ya malah rugi karena menjadi beban yang sebenarnya tanggung jawab Pemerintah Daerah," ujar Obet.

Selain itu di pasal Pasal 14 ayat 1 disebutkan bahwa hasil pemanfaatan kekayaan Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8, Pasal 9, Pasal 10, Pasal 11, Pasal 12, dan Pasal 13 merupakan penerimaan/pendapatan Desa. Berdasarkan pasal yang sama ayat 2 bahwa penerimaan desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib seluruhnya disetorkan
pada rekening Desa.

"Jadi tidak serta merta hasil sewa tanah bengkok bisa dipakai apalagi untuk biaya Pilkades," pungkasnya. (Uya)
   

Tags:

Berita Terkait

Related News