PT KAI Segera Lakukan Sidak Dan Tagih Sewa Garap Secara Langsung

KARAWANG, - Abaikan kewajiban, sejumlah penggarap lahan PT. Kereta Api Indoneia (PT. KAI) dari semenjak tahun 2012-2020 masih banyak yang belum membayar sewa garap lahan. Hal ini dibenarkan, Kartim, penanggung jawab Daop 1 PT. KAI wilayah Karawang.

"Mereka tak membayar sewa garap lahan sejak 8 tahun terakhir ini, dari tahun 2012 sampai 2020 ini, dan kita sudah mendelegasikan DPC Peradi Suara Advokat Indonesia (SAI) untuk melakukan penertiban administrasi para penggarap tersebut," ungkap, Kartim, pada PortalJabar.net, Selasa (21/1).

Masih menurut Kartim, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan sidak sekaligus melakukan penagihan bayar sewa garap lahan kepada para penggarap di Kecamatan Rengasdengklok.

"Layaknya orang mengontrak rumah, bila habis masa kontrak sudah seharusnya mereka memperpanjang kontrak tersebut dengan segera membayar sewa. Dan bila sampai dengan batas waktu tertentu para penggarap lahan tersebut tak memenuhi kewajiban kepada PT. KAI maka kami akan mempersilahkan masyarakat yang berniat menggarap lahan tersebut untuk melakukan kontrak sewa garap lahan dengan PT. KAI," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Karawang Suara Advokat Indonesia lakukan penertiban lahan milik PT. Kereta Api Indonesia (KAI) di Kecamatan Rengasdengklok, Sabtu (18/01).

Seperti diketahui, terdapat hektaran lahan milik PT. KAI di Kecamatan Rengasdengklok yang dikuasai oleh para penggarap, dan semenjak tahun 2012 para penggarap tersebut tak melakukan kewajibannya dengan membayar sewa garap lahan ke PT. KAI. (wins)

 

Tags:

Berita Terkait

Related News