Pupusnya Harapan Staf Notaris Kepada Kasubid Baru Pendaftaran Dan Penetapan PBB Dan BPHTB

KARAWANG,- Pergantian Kepala Sub Bidang Pendaftaran dan Penetapan PBB dan BPHTB di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Karawang pada awal tahun lalu, menimbulkan banyak harapan dari kalangan staf Notaris yang tergabung dalam Paguyuban Staf Notaris Karawang (PASKA).

Namun, semua itu pupus ketika pelayanan BPHTB semakin lama dan kebijakan baru semakin menyusahkan,

Wakil Ketua PASKA Mohamad Yusuf Maulana mengungkapkan, sebelumnya telah terjadi pergantian pejabat di kalangan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Karawang, dari Santi Aryanti yang dulu menduduki pos Kasubid Pendaftaran dan Penetapan PBB dan BPHTB kepada Junaedi.

Dikatakan Yusuf, bergantinya Kasubid baru tidak membuat pelayanan membaik tapi malah semakin terhambat. Apalagi tidak jelasnya regulasi penelitian BPHTB yang selama ini dikeluhkan oleh kalangan staf notaris.

"Sama saja malah makin parah kalo boleh dibilang. Karena aturan yang digunakan masih aturan lama, ditambah setiap validasi harus nunggu diacc tidak harga transaksinya oleh Kasubidnya," bebernya.

Selain itu Yusuf juga menyoroti tentang tidak terbukanya informasi publik tentang pajak, atau sistem yang selama ini hanya boleh di lihat oleh kalangan pejabat bapenda dan tidak bisa disebarkan kepada masyarakat luas.

"Seharusnya sistem yang digunakan Bapenda terkait nilai pasar bisa disebar agar masyarakat tahu berapa harga tanah yang mereka miliki. Bila NJOP sudah tidak digunakan lagi ketika ada transaksi jual beli, jangan malah ditutupi dengan dalih menjaga kerahasiaan. Kan itu aneh," cetusnya.

Yusuf juga mengatakan bahwa Bapenda sebagai pelayan masyarakat harusnya bisa melayani masyatakat dengan baik.

"Bapenda sebagai pelayan masyarakat harusnya bisa memberikan pelayanan yang baik buat masyarakat, harus jelas berapa lama waktu penelitian berkas BPHTB di dalam maupun berkas yang harus cek ke lapangan," pungkas Yusuf.(*)

Tags:

Berita Terkait

Related News