BTP Menjadi Pusat Inovasi Di Indonesia

BANDUNG,- Pada puncak perayaan hari jadi Bandung Techno Park (BTP) yang ke-10, BTP menggelar acara Seminar & Expo (BTP SaE) serta industrial gathering dengan tema "Towards Sustainable Science Techno Park" di Gedung C BTP, Senin (20/1) lalu.

Beberapa kegiatan yang akan diselenggarakan pada acara BTP SaE meliputi Expo, Seminar dan Industrial Gathering. Pada Expo, para peserta akan menemukan produk dan layanan dari Bandung Techno Park dan tenant dalam sebuah pameran.

Untuk seminar akan berfokus pada kerjasama antara Pentahelix menuju sains techno park yang berkelanjutan.

Sedangkan Industrial Gathering, nantinya Bandung Tekno Park sebagai one stop solution center for industries akan memfasilitasi industri, pemerintah dan media untuk berbagi masalah mereka dan kebutuhan industri untuk menghadapi industri 4.0 serta tantangan global.

Sebagai bagian dari kampus Telkom University, BTP yang merupakan Sains Techno Park Indonesia yang memiliki visi untuk menjadi pusat inovasi dan kewirausahaan di bidang ICT, engineering, dan energy untuk menumbuhkan ekonomi lokal.

Memiliki 3 peran utama yakni ; melakukan penelitian dan pengembangan, menumbuhkan dan mengembangkan startup berbasis teknologi (spin-off), dan menumbuhkan klaster industri atau menarik industri ke wilayah tersebut, sehingga ekosistem inovasi dapat benar-benar diwujudkan.

BTP merupakan wujud keseriusan dari Telkom university menuju Entrepreneurial University dengan memaksimalkan peran Penta Helix dalam menghirilisasikan hasil riset dan inovasi sehingga dapat dimanfaatkan di industri sebagai fungsi technology transfer office.

BTP hadir bukan saja untuk memenuhi kebutuhan Telkom University, tetapi selama 10 tahun ini BTP telah menjadi motor penggerak inovasi hingga level nasional.

Hal ini mengokohkan BTP sebagai pemeran kunci dalam membentuk model ekosistem entrepreneursial bagi sivitas akademika Telkom University.

Direktur BTP Dr. Maman Abdurohman menjelaskan bahwa sesuai dengan tema yang diangkat yakni “Towards Sustainable Science Techno Park” peran BTP adalah secara garis besar ingin terus mengembangkan perekonomian kawasan dan perekonomian Indonesia.

“Sesuai tema yang diambil tersebut, Sustainable disini adalah kami (BTP) ingin terus berkembang sebagaimana fungsi dari Science Techno Park yaitu sebagai pusat inovasi guna mengembangkan perekonomian kawasan," ungkapnya.

Pada pembukaan acara BTP SaE, Direktur IET Kementerian Perindustrian Republik Indonesia R. Janu Suryanto mengatakan bahwa BTP merupakan salah satu sains technopark yang dikelola langsung oleh kemenperin, dan melalui BTP diharpkan banyak inovasi-inovasi muncul guna memajukan sector perindustrian di Indonesia.

“Kami berharap Telkom University melalui BTP bisa terus menciptakan inovasi-inovasi dan solusi untuk bangsa ini, sehingga apa yang dihasilkan bisa turut memajukan sektor perindustrian Indonesia," jelasnya.

Dalam acara ini juga berlangsung penandatanganan Memorandum Of Understanding yang berlangsung antara Telkom University dan Kementerian Perindustrian yang mencakup Tridharma Perguruan tinggi, yakni Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Rektor Telkom University saat meresmikan acara ini menjelaskan bahwa hadirnya BTP disini tidak lain adalah sebagai jembatan dari akademisi dengan industri, karena tujuan reseach yang dikerjakan oleh sivitas akademika adalah untuk menjadi sebuah inovasi yang bermanfaat untuk masyarakat.

"Kami berharap disini kita bisa terus berinovasi dan menghasilkan produk-produkl yang dapat diunggulkan oleh bangsa dan memiliki manfaat seluas-luasnya untuk masyarakat," kata dia.

Rektor menambahkan bahwa kerjasama yang terjalin antara Telkom University dengan Kemenperin bisa menciptakan atmosphere baru untuk sivitas akademika, sehingga bisa terus berinovasi.

Acara ini juga menghadirkan narasumber yaitu Stephanus Widjadja (Founder Bisakita.com), Fauzan Feisal (Amoeba Management Director), Nugroho Gito Prasodjo (VP Forum Alumni Telkom University) dan Arief Adi Wibowo (VP Business Strategic CNN Indonesia).(nie/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News