Jembatan Karawang-Pebayuran Diresmikan, Sejumlah Jasa Penyebrangan Bakal Gulung Tikar

KARAWANG,- Sebelum diresmikan, jembatan baru penghubung Karawang-Bekasi yang bertempat didusun Bojong tugu Desa Rengasdengklok Selatan Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang sudah dapat di lalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Hal ini membuat sejumlah pemilik jasa penyebrangan (Perahu Eretan) yang bakal gulung tikar.

Menurut informasi, rencana jembatan penghubung Karawang-Bekasi tersebut akan diresmikan pada Sabtu (25/1/2020) besok. Dengan demikian, pastinya sejumlah pekerja perahu eretan pun akan kehilangan mata pencariannya.

Salah seorang pekerja perahu eretan, Musa Latif (41) warga Bojong Jaya, Kecamatan Pebayuran Bekasi, mengatakan, semenjak jembatan baru bisa dilalui oleh para pengguna jalan dua hari lalu, warga yang biasa setiap hari menyebrang menggunakan jasa perahu eretan, sekarang sudah tidak lagi.

"Sekarang udah sepi gak ada lagi yang naik perahu, paling ada juga yang belum tahu kalau jembatan baru udah bisa dilalui,"terang Musa, pada portaljabar.net, Jumat (24/1).

Tak menutup kemungkinan setelah jembatan itu diresmikan, lanjut Musa, dirinya tidak akan memiliki penghasilan untuk kebutuhan sehari-hari. Musa meminta pemerintah agar memberikan kompensasi terhadap tukang eret perahu ini. Pasalnya dengan keberadaan jembatan itu secara tidak langsung sudah memutus pengasihan warga kecil.

"Saya ingin kebijakan dari pemerintah aja untuk memberikan uang kompensasi, kalau dikasih uang bisa buat usaha lain," katanya.

Hal serupa dikatakan, Acep Halimi (31) pekerja perahu eretan di prnyrbrangan Pebayuran-Rengasdesngklok, mengaku tidak ada yang salah dari pembangunan jembatan baru tersebut, karena untuk kepentingan masyarakat banyak. Namun, tentu Pemerintahan juga harus memperhatikan tukang eret perahu ini, akan kehilangan mata prncariannya.

"Saya berharap pemerintah untuk memperhatikan kami para pekerja perahu eretan yang terkena dampak hilangnya pendapatan sehari-hari karena adanya jembatan baru ini. Gak tahu mau kerja apa kalau udah sepi gini, mau dagang juga gak punya modalnya," pungkasnya. (wins)

Tags:

Berita Terkait

Related News