Diduga Oknum Anggota DPRD Karawang Tebar Ancaman Pukuli Petugas Sensus Pilkades Dalam Keadaan Teler

KARAWANG - Kejadian beraroma premanisme diduga terjadi pada tanggal 23 Januari 2020 padapada saat rapat penetapan DPT (Daftar Pemilih Tetap) Pilkades Desa Lemahmakmur Kecamatan Tempuran. Dimana pada saat rapat diskors pada pukul 14.00 WIB, datang oknum anggota DPRD Karawang berinisial ASZ yang diduga mengucapkan kalimat pengancaman.

Menurut salah satu Calon Kades yang hadir dalam rapat, ASZ mengucapkan kalimat mengancam kepada petugas sensus Pilkades dalam keadaan teler karena sedang mabuk. "Dewan ASZ tiba-tiba datang sambil mabuk lalu mengancam memukul petugas sensus," ujar salah satu Calon Kades Lemahmakmur, Minggu (26/1).

"Lamun nu nyensus gawena te benar ku aing gebugan, ku leungeun aing sorangan (kalau petugas sensus kerjanya ga benar saya gebukin pakai tangan saya sendiri gebukinnya)," ujarnya menirukan ucapan ASZ.

Ketua Panitia Pilkades Lemahmakmur, Mahmudin membenarkan kejadian pengancaman oleh ASZ yang merupakan kakak kandung salah satu calon kades Lemahmakmur ini.

"Benar terjadi salah satu anggota dewan bicara tidak pada porsinya dan tidak pakai logika. Ada anggota saya laporan kalau dewan ASZ keluar bahasa mengancam yaitu kalau petugas sensus tidak benar tim sensus akan dipukul pakai tangannya sendiri," ucapnya.

Mahmudin menilai pengancaman yang dilakukan oleh ASZ terjadi karena
spontanitas untuk meluapkan rasa kesal. Namun Mahmudin tidak mengetahui kekesalan ASZ apakah murni ditujukan kepada petugas sensus atau pihak yang lain.

Selanjutnya sebagai bentuk tanggungjawab terhadap anggota Panitia Pilkades dan petugas sensus, Mahmudin selaku ketua meminta kepada ASZ jika mau memukul bawahannya lebih baik berurusan langsung dengannya.

"Kalau mau memukul tim sensus saya, lebih baik dia (ASZ) langsung ke saya saja jangan ke anggota sensus. Disini saya yang tanggung jawab ke anggota dan tim sensus, sehelai rambut pun akan saya lindungi," ujarnya.

Sementara itu ASZ hingga berita ini dipublikasikan belum bisa memberikan keterangan terkait dugaan pengancaman yang dilakukan olehnya. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News