Aher Dan Demiz Jadi Saksi Sidang Suap Meikarta

BANDUNG,- Mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) dan mantan Wakil Gubernur Deddy Mizwar (Demiz) menjadi saksi dalam lanjutan sidang suap perizinan Meikarta untuk terdakwa mantan Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa.

Jaksa KPK, Ferdian Nugroho mengatakan para saksi itu dihadirkan untuk mencari tahu sejauh mana pengetahuan mereka tentang Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD) terkait perizinan pembangunan Meikarta, di Kabupaten Bekasi.

"Pertanyaan yang akan diajukan sejauh mana pengetahuan mereka tentang BKPRD, tentang proses perizinan Meikarta. Tetapi lebih fokus ke masalah BKPRD. Kita akan menanyakan, pada saat mereka menjabat,," kata Nugroho, di Pengadilan Negeri Bandung, Bandung, Senin (3/2).

Kasus suap perizinan Meikarta bergulir pada saat Heryawan dan Mizwar memimpin Jawa Barat. Selain mereka, Jaksa KPK juga menghadirkan tervonis enam tahun penjara kasus suap Meikarta gelombang pertama, Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin.

Para saksi untuk Karniwa itu nampak sudah hadir di ruang persidangan sebelum sidang dimulai. Ahmad Heryawan dan Neneng Hassanah sudah ada di ruang sidang sekira pukul 13.00 WIB.

Selain itu, jaksa juga menghadirkan Muhammad Nur Kuswandana selaku kepala Bidang Tata Ruang Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat, Nur Hakim, selaku ajudan Karniwa, dan Idrus, mantan tim sukses Heryawan.

"Pada saksi Nur Kuswandana, kita akan tanya, apakah benar dulu terdakwa (Iwa) pernah memerintahkan untuk mempercepat persetujuan substansi yang sedang diurus oleh Kabupaten Bekasi," tukas Jaksa. (nie/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News