Blusukan, Farhan Soroti Soal Kesehatan Dan Pendidikan

BANDUNG,- Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Nasdem Muhammad Farhan menyoroti masalah kesehatan dan pendidikan yang masih terjadi di tengah masyarakat, khususnya di kawasan padat penduduk.

Dalam pertemuan tatap muka di balai pertemuan warga RW 06, Kelurahan Babakan Surabaya Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung, Farhan menerima banyak keluhan masyakarat seputar kesehatan dan pendidikan.

Misalnya, masalah minimnya anggaran Posyandu yang dikucurkan pemerintah, dinilai tidak sebanding dengan tugas yang harus diemban.

"Kita perlu mengevaluasi kembali tentang format pemberdayaan posyandu yang selama ini betul-betul diserahkan kemandirian masyarakat. Padahal bentuk bantuan dari pemerintah itu selalu melalui bentuk bantuan program dari puskesmas. Satu puskesmas bel tentu dapat melayani posyamdu disetiap RW,"ungkap Farhan. saat blusukan anggota DPR RI di Babakan Surabaya serta Sekepanjang Kota Bandung, pada Sabtu (8/2) lalu.

Menurut Farhan, harus dicari mekanisme baru yang mengatur pemberdayaan posyandu yang lebih mandiri.

Ia menambahkan, posyandu merupakan ujung tombak penanggulangan masalah kesehatan.

Apalagi saat ini tengah digaungkannya masalah pencegahan stunting.

"Posyandu adalah ujung tombak kita untuk penanggulangan masalah stunting. Sedangkan kita tahu stunting adalah program prioritas nasional. Itu yang perlu diperhatikan,"jelasnya.

Hal yang sama juga terungkap saat Farhan berkunjung ke RW 10 Sekepanjang II, Kelurahan Cikutra Kecamatan Cibeunying Kidul Kota Bandung.

Bukan saja masalah posyandu maupun lainnya, di RW 10 Sekepanjang, Farhan menerima keluhan dampak dari game online.

"Diantara permasalahan tersebut muali dari akses kesehatan sampai ke akses pendidikan. Dan juga yang menarik adalah di Sekewood ini diangkat masalah kecanduan game online,"ucapnya.

Farhan mengatakan, ada kekhawatiran yang nyata dampak kecanduan gawai, khususnya game online.

"Perlu menjadi perhatian khusus, terutama dalam menjaga kebiasaan anak-anak terhadap game online,"tandasnya.(nie/*).

Tags:

Berita Terkait

Related News