BPD Cimenyan Klaim Pilkades Sesuai Sudah Aturan

BANDUNG - Badan permusyawaratan desa (BPD) Desa Cimenyan Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung menanggapi pemberitaan yang meyebutkan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Cimenyan sarat dengan kecurangan.

Sekretaris BPD Cimenyan Ahmad Kosasih meyebutkan, pelaksanaan Pilkades di Desa Cimenyan sudah berjalan dengan semestinya dan sesuai aturan yang berlaku.

Namun terang dia, munculnya isu ini lantaran calon kepala desa nomer urut 01 tidak puas dengan hasil Pilkades di Desa Cimenyan yang memenangkan calon nomer urut 03 dengan jumlah 2357.

Sedangkan 01 mendapatkan 2309 suara.

Dari jumlah keseluruhan TPS yang tersebar di sembilan lokasi, Calon Kades nomer urut 01 mempermasalahkan TPS 02 yang berlokasi di RW 11/ 01 kampung balong Kecamatan Cimenyan lantaran adanya penumpukan pemilih.

Sebetulnya terang dia, semua pihak telah dipertemukan untuk dimusyawarahkan yang difasilitasi oleh Panwas Pilkades Kecamatan Cimenyan pada 4 November 2019 yang di kantor Camat Cimenyan.

Pertemuan tersebut terang Ahmad, calon Kades 01 Ade Kosasih meminta agar pungutan suara khususnya di TPS 02 yang berlokasi di RW 11/ 01 kampung balong Kecamatan Cimenyan di adakan pemungutan suara ulang.

"Keberatan yang diajukan lebih bersifat teknis pelaksanaan ketidaknyamanan TPS 02 bukan kecurangan, sehingga permohonan pengaduan tersebut tidak dapat dikabulkan," terangnya.

Sementara itu, KPPS TPS 02 Tono Suparlan meyebutkan, yang di permasalahkan Calon 01 lantaran lokasi yang berada di dalam ruangan dan penumpukan pemilih.

Padahal terang dia, pemilihan lokasi untuk dijadikan TPS sudah sesuai persetujuan kedua Rw, jajaran RT dan disetujui oleh Panwas.

"Penentuan tempat ini tidak di putuskan sendiri, kami melakukan musyarah dengan perangkat RT dan RW," katanya.

Selain itu dia juga menyebutkan DPT yang berada di TPS 02 mencakup dua RW, yaitu RW 11 dan RW 03 ini sebanyak 1316 dan yang menggunakan hak suaranya sebanyak 1038.

"Untuk perolehan suaran 01 mendapatkan 616 suara sedangkan 03 277 suara," jelasnya.

Di tempat yang sama Ketua P2KD Cimenyan Dadan Sumpena menerangkan, semua pelaksanaan dari tahap penjaringan hingga pemungutan suara sudah sesuai aturan yang ada.

"Kita tidak ada keperpihakan kepada salah satu calon," tegasnya.

Dia juga berharap dengan adanya isu miring tersebut masyarakat bisa cerdas dalam memilih sumber berita dan mencari infotmasi lebih detal kepada panitia pelaksana.

"Jangan sampai ada masyarakat terkena isu miring agar tidak ada gesekan dan media bisa memberitakan objektif dan sesuai fakta," pungkasnya.(pan)

Tags:

Berita Terkait

Related News