Berawal Dari Tawaran Kerja, Anak Dibawah Umur Jadi Korban Aksi Cabul

BANDUNG - Satreskrim Polresta Bandung berhasil menangkap pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur pada Kamis (13/2)

Menurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Drs. S. Erlangga, kasus ini berawal dari perkenalan di media sosial facebook dengan akun palsu yang dibuatnya sekaligus memasang photo profil perempuan atas nama Shinta. JN tersangka pencabulan melakukan percakapan kepada NRL (13) dengan modus menawarkan pekerjaan disertai iming-iming handphone dan gaji 12.000.000/bulan.

Setelah mendapat tawaran tersebut, kata Erlangga korban tertarik dan meminta bertemu dengan akun palsu di suatu tempat di wilayah Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat.

"Sesampainya korban di lokasi, ternyata korban berjumpa dengan pelaku dengan alasan rekan dari Shinta akun palsu yang dibuatnya," ujar Erlangga.

Selanjutnya korban dibawa oleh pelaku ke suatu tempat pembelanjaan dan akhirnya dibawa ke kontrakan pelaku yang beralamat di Kp. Babakan Siliwangi Desa Pinggirsari Kecamatan Anjasari Kabupaten Bandung.

"Di tempat kontrakan inilah pelaku melakukan aksi bejadnya dengan menyetubuhi korban sambil di rekam melalui handphone," ujarnya.

Lalu rekaman video esek-esek pelaku dengan korban disebar pelaku di media sosial milik pelaku.

Akibat dari tersebarnya video esek-esek tersebut dan sempat viral di jagat maya akhirnya diketahui oleh keluarga korban.  Setelah itu Ibu korban melapor ke Polisi.

"Adanya laporan dari keluarga korban serta mengetahui ciri-ciri pelaku, Satreskrim Polresta Bandung Polda Jabar  langsung menangkap di rumah rekannya yang berlokasi di Kp. Ciburial Desa Jatimekar Kecamatan Cipendeuy, Kabupaten Bandung Barat," ujarnya.

Atas kejadian tersebut, kata Erlangga pelaku dikenakan pasal 27 ayat (1) JO pasal 45 ayat (1) UU RI No.9 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Pasal 81, Pasal 82 UU RI No.17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan hukuman penjara minimal 6 tahun untuk UU ITE dan paling lama 15 tahun. (Uya) 

Tags:

Berita Terkait

Related News