Warga Tolak Ruislag SDN Karawang Kulon III

KARAWANG - Warga yang tergabung dalam Bina Taruna Poponcol Bersatu (BPTH) menolak rencana Kepala SDN Karawang Kulon III melakukan ruislag atau tukar guling gedung sekolah ke pengembang. Pasalnya langkah ini dipandang pada ahirnya akan menjadi beban warga orang tua murid menyekolahkan anaknya.

Kata Ketua BPTH, Iwan Hermawan ruislag ini sangat membebani orang tua murid karena harus mengeluarkan ongkos tambahan mengingat lokasi yang direncanakan lokasinya lebih jauh dari rumah orang tua murid.

"Sekarang kan letak sekolah dengan rumah warga berdampingan jadi berangkat sekolah tidak pake ongkos," kata Iwan.

Menurutnya pihak Kepsek terlalu cepat  meyimpulkan ruislag gedung sekolah karena belum lama ini baru mendapat dana CSR 90 Juta dari BJB yang diberikan langsung oleh Bupati Cellica.

"Manfaatkan saja uang CSR untuk membangun  satu ruang kelas yang atapnya ambruk, jangan membahas ruislag dulu karena warga Poponcol  bakal tidak setuju. Yang rusak kan satu kelas kenapa lahannya mau di tukar guling dengan lahan pengembang, ada apa sebenarnya," katanya.
                     
Kata Iwan Gedung SDN Karawang Kulon III sejak dulu jadi kebanggaan warga Poponcol sehingga sudah selayaknya dibangun megah dan lokasinya tidak dipindah kemanapun.

"Dari pada di ruislag ke pengembang lebih bagus minta dana CSR ke pengembang untuk renovasi agar megah dan kokoh," ujarnya. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News