LMP Minta Koruptor PDAM Tirta Tarum Untuk 'Bernyanyi' Saat Sidang

KARAWANG,- Tiga pelaku dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) proyek Uprating Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tarum Karawang untuk Cabang Telukjambe sudah ditahan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar)

Menanggapi langkah Kejati Jabar yang dianggap berhasil memproses perkara korupsi proyek senilai Rp. 5.492.210.000 yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 2.687.012.333,10,  Pengurus Laskar Merah Putih (LMP) Karawang menyatakan ikut prihatin yang sedalam-dalamnya.

"Terus terang secara pribadi saya merasa prihatin atas di tahannya ketiga orang tersangka. Namun mau bagaimana lagi, itu konsekuensi yang harus mereka tanggung," ujar Kepala Bidang Hukum LMP Karawang Andri Kurniawan kepada Portaljabar.net, Rabu (19/2).

Namun Andri mewakili LMP menegaskan  akan memberikan support moral terhadap ketiganya agar tabah dan ikhlas menjalani ujian tersebut.

Andri menerangkan bahwa perkara ini sejak Tahun 2017 lalu sudah menjadi atensi masyarakat Karawang. Begitu derasnya dorongan masyarakat Karawang terhadap Kejati Jabar untuk segera dapat menuntaskannya.

"Dugaan sementara kerugian uang Negara yang mencapai Rp. 2,6 miliar ini memang bukan uang kecil, tidak dapat di anggap sepele.",

Selanjutnya Andri mengajak publik untuk menunggu terang benderangnya kasus ini dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung.

"Apa kah terjadinya sebuah perkara ini ada unsur kesengajaan atau tidak, dan ada pihak lain lagi yang terlibat atau tidak, dan atau juga ada tidaknya aliran uang ke pihak lain? Itu semua nanti akan terungkap dalam fakta - fakta persidangan,", ucapnya.

Sebagai seorang aktivis Andri sangat berharap tidak ada lagi keterlibatan pihak lain ataupun adanya aliran uang ke pihak lain. Jika pun ada pihak lain yang menerima aliran dana tersebut Andri berharap dapat di pertanggung jawabkan penggunaannya.

Terkahir Andri sangat mendambakan agar agar ketiga tersangka, khususnya mantan Direktur Utama (Dirut), agar "bernyanyi" dalam persidangan nanti.

"Jangan mau menanggung masalah sendiri atau bertiga saja, jika memang ada pihak lain yang turut serta menikmati, buka saja, kami masyarakat Karawang akan mendukung," pungkasnya. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News