Hoax, Buat SIM Tanpa Tes Di Kabupaten Bandung

BANDUNG - Sebuah pesan berisi informasi mengenai adanya pembuatan SIM kolektif yang nantinya akan dilaksanakan di halaman Samsat setiap kabupaten/kota di seluruh Indonesia beredar di media sosial dan aplikasi pesan WhatsApp, Kamis (20/2).

Tak hanya itu, dalam pesan juga disebutkan mengenai tanggal dan waktu pelaksanaan SIM secara koletif dan biaya pembuatan SIM.

Namun, saat dikonfirmasi kepada pihak kepolisian, informasi tersebut tidaklah benar alias hoaks.

Berdasarkan penelusuran, pesan yang menyebut adanya pembuatan SIM secara kolektif tersebut beredar di whatsap grup. pesan tersebut menyebutkan pelaksanaan pembuatan SIM dilakukan selama dua hari, yakni tanggal 1 dan 2 Maret 2020. Disebutkan juga mengenai persyaratan dan biaya pembuatan SIM.

Menanggapi ramainya pesan tersebut di media sosial maupun WhatsApp, Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan menegaskan, informasi yang tersebar itu adalah tidak benar alias hoaks.

"Hoaks itu," tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Kepolisian tidak ada kegiatan serentak melakukan pembuatan SIM kolektif. "Tidak ada kegiatan serentak SIM kolektif," Katanya.

Menyoal penyebaran pesan sudah tersebar di berbagai masyarakat, ia mengimbau agar masyarakat jangan mudah termakan isu yang belum jelas.

Selain itu, bantahan juga disampaikan oleh Kasat Lantas Polresta Bandung, AKP Hasby Ristama.

Ia mengungkapkan, Satlantas Polresta Bandung tidak pernah mengeluarkan produk informasi melalui akun perorangan dan akun yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaran identitasnya, bahkan tidak berkompetensi mengeluarkan informasi.

"Berkaitan dengan SIM yang dibuat di bus SIM keliling atau SIM corner hanya bisa untuk proses perpanjangan. Jadi kalau ada info proses SIM di luar kantor Satgas yang langsung foto tanpa ujian itu sudah pasti hoaks," tandasnya.(pan)
    

 

 

 

Tags:

Berita Terkait

Related News