Kresty Dan Irwan Pimpin BEM STISIP Bina Putera Kota Banjar

Portal Donasi

BANJAR,- Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STISIP Bina Putera Kota Banjarusai digelar.

Pasangan Kresty Amelania Putri dan Irwan Herwanto resmi menjadi sosok pemimpin baru untuk perjuangan BEM STISIP Bina Putera Kota Banjar di periode 2020-2021.

Presma BEM STISIP Bina Putera Kota Banjar terpilih, Kresty Amelania Putri, mengungkapkan mimpi besarnya untuk membangun STISIP Bina Putera Kota Banjar.

Salah satunya, kata dia, dengan melakukan silaturahmi untuk menjaga komunikasi yang baik dengan lembaga internal maupun eksternal kampus serta memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Pertama kami ingin melakukan rekonsiliasi sesama lembaga, hal itu juga sesuai dengan slogan yang kami buat 'Satu untuk Semua, Semua untuk Satu', dalam artian kami ingin adanya sinkronisasi yang bagus dan sinergisitas yang bagus antara semua lembaga di kampus dan eksternal," tuturnya.

Menurutnya, BEM tidak hanya sebatas untuk internal kampus tapi juga untuk eksternal kampus, tapi juga terjun ke masyarakat dan menanyakan langsung persoalan-persoalan yang harus diperjuangkan.

Program lainnya, adalah meningkatkan peran organisasi dan kesekertariatan. Ia menggagas ide tersebut dengan tujuan untuk melihat hal-hal mendasar di kampus, seperti aspirasi mahasiswa, transparansi anggaran, dan semua informasi yang memadai kepada mahasiswa.

“Untuk melihat hal-hal yang mendasar di kampus kita, kami berniat membenahi internal organisasi dan Kesekertariatan BEM STISIP Bina Putera Kota Banjar seperti mengenai transparansi anggaran, aspirasi mahasiswa, dan lain-lain", tambahnya.

Lanjut Kresty, kekurangan di kampus juga siap diperjuangkan oleh BEM STISIP Bina Putera Kota Banjar, seperti persoalan fasilitas, hak mahasiswa serta transparansi dana di kampus yang selalu menjadi pertanyaan besar bagi setiap mahasiswa.

Berbicara masalah pergerakan mahasiswa, Kreaty berharap adanya kolaborasi antar sesama mahasiswa dan sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Artinya, kedepan dirinya berharap adanya inovasi dan ide-ide baru untuk menyelesaikan permasalahan negeri ini sesuai dengan tuntutan era yang semakin maju ini.

“Kedepan, kami inginkan kolaborasi antar sesama mahasiswa yang sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Artinya, kami berharap adanya ide dan inovasi baru untuk menyelesaikan permasalahan di era milenial saat ini. Pergerakan mahasiswa bukan tanpa solusi, tapi kami inginkan konsep dan solusi bagi semuanya," tegasnya.

Berkaitan dengan kompetisi politik kampus, ia berharap kepada seluruh stakeholder dan mahasiswa untuk kembali bersama menyatukan visi dan misi untuk kemajuan kampus kedepannya.

"hari ini persoalan kompetisi politik di kampus sudah selesai. Kami ingin katakan, bahwa sudah cukup membangun kampus ini dengan melihat perbedaan. Mari kita membangun kampus dengan kesamaan tujuan dan mengedepankan kekeluargaan," pungkasnya (Yos)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tags:

Berita Terkait

Related News