Aparat Grebek Tempat Pembibitan Ganja Di Lembang

Portal Donasi

BANDUNG - Berdasarkan penyelidikan selama 1(satu) minggu terkait dugaan informasi peredaran gelap ganja yang mengarah kepada lokasi tempat pembibitan ganja di wilayah hukum Polres Cimahi, pada hari Sabtu 28 November 2020 lalu sekitar jam 08.00 Wib, tim melakukan tindak lanjut berupa Surveilance di daerah Jalan Cibodas Lembang Bandung Barat terhadap informasi lokasi dan orang yang diduga terlibat.

Selanjutnya tim dari Polres Cimahi berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial AG alias AG bin Alm DA. Hasil interogasi dan petunjuk didalam handphone tersangka didapat informasi tentang tanaman jenis ganja yang ditanam di lahan milik Sdr. IN. Setelah itu tim langsung melakukan pencarian terhadap keberadaan Sdr. IN.

Kemudian pada hari Minggu 29 Maret 2020 sekitar pukul 09.00 WIB dilakukan pengembangan di sebuah rumah tua di Jalan Nyampay Cibogo Rt 03/10 Desa. Cibogo Kec. Lembang Kab. Bandung Barat.

"Di lokasi pengembangan tim berhasil menangkap Sdr. JO alias IN, saat penggeledahan di lokasi ditemukan sebuah tempat yang digunakan sebagai tempat pembibitan pohon ganja. Pengakuan para tersangka bahwa bibit yang didapatkan tersebut diperoleh dari Sdr. UD di Jakarta yang sekarang berstatus DPO," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga, Senin (30/3).

Masih kata Erlangga barang bukti yang diamankan dalam kasus ini yaitu sebidang lahan seluas 50 M2 yang beralamat di Jalan Nyampay Kp. Cibogo Rt 03/10 Desa Cibogo Kec. Lembang Kab. Bandung Barat, ganja kering sekitar 50 gram siap pakai, satu bungkus bibit biji ganja bruto 50 gram, 11 (sebelas) pohon tanaman narkotika Gol 1 jenis ganja berukuran 2 meter, peralatan pertanian antara lain 1 buah dirigen pupuk kandang, 1 buah parang, 1 buah cangkul, 1 buah kampak, 1 buah gunting stek, dan 1 buah cangkul kecil.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka terancam 20 tahun penjara berdasarkan Undang-Undang  RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Pasal yang dilanggar Pasal 114 Ayat (1) dan atau Pasal 111 Ayat (2) Undang-Undang  RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika ancaman seumur hidup atau minimal 5 (lima) tahun penjara sampai 20 tahun penjara," pungkasnya. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News