BUMD Jabar Buka Donasi Untuk Bantu Warga Terdampak Corona

BANDUNG,- Solidaritas sosial masyarakat di tengah pandemi korona (covid-19) terus meningkat. Kepedulian antar sesama demi meminimalisasi dampak penyebaran virus tersebut semakin digaungkan.

Salah satunya yang dilakukan PT Jasa dan Kepariwisataan (Jaswita) Jabar.

Badan usaha milik daerah (BUMD) Provinsi Jawa Barat ini menyiapkan sejumlah paket makanan pokok untuk diberikan kepada petugas kesehatan dan warga yang mengais rezeki dari sektor informal.

Direktur Utama PT Jasa dan Kepariwisataan Jabar Deni Nurdyana Hadimin mengatakan, pihaknya melalui Sanpedo, salah satu anak perusahaan yang bergerak di bidang katering, menyiapkan ratusan bungkus makanan untuk petugas medis dan warga membutuhkan.

Adapun paket makanan yang disiapkannya adalah nasi kotak lengkap dengan menu yang telah memiliki kecukupan gizi standard senilai Rp20 ribu.

"Kami memiliki unit usaha yang bergerak di bidang katering dan jasa boga, makanan. Kami akan maksimalkan produksinya, untuk disalurkan kepada mereka yang membutuhkan," kata Deni di Bandung, Selasa (31/3).

Menurutnya, para petugas kesehatan menjadi prioritas penyaluran bantuan karena selama ini merekalah yang berjuang di garis depan dalam penanganan wabah virus korona ini.

"Mereka senantiasa bersiaga di rumah sakit di Jawa Barat," katanya.

Setelah petugas kesehatan, prioritas penyaluran berikutnya adalah para pekerja sektor informal. Deni menilai, mereka turut terdampak wabah ini karena aktivitasnya dalam mencari sumber penghidupan terganggu.

"Pekerja sektor informal yang terus berjuang di tengah penyebaran wabah ini harus dibantu, agar tetap mendapatkan penghasilan," katanya.

Lebih lanjut Deni katakan, Jaswita Jabar pun membuka donasi bagi seluruh warga Jawa Barat yang ingin membantu dalam bentuk paket makanan.

"Donasi dapat dikirimkan melalui rekening bank bjb, nomor 0010030233633 atas nama Jasa dan Kepariwisataan PT. Ini adalah bentuk kepedulian kita semua. Kami berharap ini bisa meningkatkan rasa persaudaraan dan solidaritas sosial di antara kita," pungkasnya. (nie/*)

 

Tags:

Berita Terkait

Related News