Majalengka Sambut 25 ODGJ Paska Rawat Dengan Physical Distancing

MAJALENGKA,- Setelah menjalani rehabilitasi di RS Marzoeki Mahdi (RSMM) Bogor selama 1 bulan, sebanyak 25 ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) dipulangkan ke Majalengka.

Serah terima 25 ODGJ ini berlangsung sederhana dengan metoda Physical Distancing di pelataran parkir Dinas Kesehatan, Jln. Gerakan koperasi no. 44 Kabupaten Majalengka.

Menurut Pakar Kebijakan Kesehatan Profesor Wiku Adisasmito, menyampaikan bahwa Social Distancing adalah menjaga jarak sosial sebagai bentuk usaha non-farmasi untuk mengontrol penyebaran infeksi atau wabah.

Promotor Kesehatan Jiwa Masyarakat RSMM, Iyep Yudiana menyerahkan 25 ODGJ paska rawat ini pada Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Majalengka Abdul Rachman Rosidi dengan membatasi jarak  fisik dan memakai APD (Alat Pelindung Diri).

"Setelah dilakukan serah terima obat dan surat kontrol, pasien langsung berpindah dari bus ke ambulan yang telah disiapkan dari 13 puskesmas peserta kegiatan se-Majalengka. Pasien kemudian langsung pulang ke rumahnya masing-masing setelah sebelumnya dilakukan scan suhu badan dan cuci tangan cairan antiseptik,"kata Iyep.

Atas nama RSMM, Iyep Yudiana mengucapkan terimakasih atas kerjasama pelayanan kesehatan jiwa, menuju Majalengka dan Jawa Barat Bebas ODGJ dan Pasung Tahun 2020.

Sementara itu Abdul Rahman menyampaikan terimakasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada Tim Pelayanan Kesehatan Jiwa Masyarakat RSMM, yang telah menjalankan tugas, guna memfasilitasi pelayanan kesehatan jiwa untuk masyarakat Majalengka, berupa pemulangan kembali ke-25 pasien kepada keluarganya masing-masing, usai menjalani perawatan di tengah-tengah pandemi Copid 19. (Man)

 

Tags:

Berita Terkait

Related News