Pengarugan Lahan Pabrik Penggilingan Padi Di Desa Kertasari Diduga Gunakan Limbah Batubara

Portal Donasi

KARAWANG, - Pengarugan Lahan yang diperuntukan pabrik penggilingan padi (Heller) dusun Tegalasem Desa Kertasari Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang diduga menggunakan bahan urugan dari limbah batubara.

Diketahui, pembangunan pabrik Heller tersebut berada dilingkungan pemukiman warga dan berada dilahan pesawasahan (zona hijau). Selain itu, perizinan sedang dalam proses dan izin lingkungan sudah ada.

Kepala Desa Kertasari, H. Hendar, mengaku tidak mengetahui bahan arugan adalah jenis limbah batubara. Sedangkan, lahan yang diarug menggunakan limbah tersebut merupakan lahan milik pribadinya yang akan dibangun pabrik penggilingan padi (heller).

"Yang saya tahu bahan arugan tersebut puing aspal dan tidak berbahaya. Sedangkan untuk penanggung jawab dilapangkan adalah Buya Yusuf selaku orang tua, bahan arugan yang digunakan tersebut berasal dari karawang,"ucap Hendar, pada PortalJabar.net, Kamis (2/4).

Ia mengatakan apabila benar bahan arugan tersebut berbahaya dan termasuk limbah B3, pihaknya tentu  sudah dipanggil atau ditegur.

"Kita juga sudah memberitahukan hal ini pada pihak kepolisian dan yang lainnya, sedangkan untuk izin masih dalam proses,"jelasnya.

Untuk sementara, kata dia, pihaknya aakan berkoordinasi terlebih dulu dengan pihak penanggung jawab di lapangan dan akan menanyakan langsung apakah bahan arugan ini berbahaya atau tidak kepada lingkungan sekitar.

"Bahan arugan yang sudah digunakan sekitar 20 truk (damtruk ukuran kecil) dan hari ini Pengarugan masih tetap berjalan,"pungkasnya. (wins)

 

Tags:

Berita Terkait

Related News