Sah, Anggaran Rp. 175 Miliar Dipastikan Untuk Penanganan Wabah Virus Corona

KARAWANG,- Hasil Rapat Kordinasi (Rakor) gugus tugas pencegahan dan penangan wabah virus corona, sepakat mengalokasikan dana APBD sebesar Rp 175 miliar untuk penanganan wabah virus corona.

Saat ini sudah berjalan untuk proses pencairan sebesar Rp.16 miliar.       

Menurut Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari dana sebesar Rp.16 miliar yang segera dicairkan itu akan dialokasikan untuk pembelian alat pelindung diri (APD), sanitaizer, biaya tes rapid dan swab, biaya  pemantauan dan pembelian alat Rumah Sakit  Paru.

Adapun anggaran 175 miliar yang dikumpulkan bersumber dari reposisi   pejalanan dinas, kegiatan seremonial OPD dan repososi biaya pilkada yg diundur hingga 2021.

"Biaya pilkada bisa direposisi seperti pembiayaan kartu suara, anggaran pemantauan dan anggaran keamanan pilkada. Uang itu akan digunakan untuk insentif dan tunjangan tenaga medis yang bekerja dan langsung bersentuhan dengan pasien corona," kata Wabup yang akrab disapa Jimmy itu.

Jimmy mengatakan, uang tersebut juga akan digunakan untuk pemberian tunjangan terhadap 287 ribu rakyat miskin. Dari jumlah itu, 157 ribu orang sudah dibantu Gubernur Jabar dan 137  yang tidak terbantu oleh Gubernur akan dibantu oleh Pemkab Karawang.

Begitu juga dana bantuan parpol tanggal 6 april mendatang akan digelontorkan semua ke seluruh parpol untuk membiayai pencegahan covid-19.

Masih kata Wakil Bupati, Dana Bagi Hasil di 297 desa secepatnya dicairkan untuk penangan covid-19.

"Silahkan kebijakan para kepala desa yang menentukan biaya pencegahan wabah corona sesuai dengan kebutuhan wilayahnya karena semua ini sesuai dengan Keppres no 1 tahun 2020," tegasnya. (Uya)
    

 

Tags:

Berita Terkait

Related News