Tiga Pelaku Vandalisme Dicokok Jajaran Satreskrim Polres Banjar

BANJAR,- Jajaran Satreskrim Polres Banjar berhasil mengamankan empat orang pemuda yang melakukan vandalisme berisikan ujaran kebencian di empat lokasi berbeda di wilayah Kota Banjar, Jawa Barat.

Dari keempat yang diamankan, tiga orang ditetapkan sebagai tersangka dengan masing-masing pelaku berinisial BHS (21), AA (20), dan DMA (20).

"Para tersangka melakukan aktivitas upaya vandalisme di wilayah Kota Banjar. Mereka melakukan penyemprotan menggunakan cat semprot atau pilox di beberapa lokasi," ujar Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana, dalam konferensi pers virtual melalui zoom meeting, belum lama ini.

Kapolres menjelaskan bahwa mereka melakukan aksinya di beberapa lokasi di Kota Banjar, yaitu di tembok garasi GM, SMAN 1, Bulog dan konveksi yang berada di Jl. Husein Kartasasmita. Kemudian di Jl. Dewi Sartika, Jl. Gudang, dan terakhir di Kantor Desa Jajawar.

Ia mengatakan, para pelaku melakukan penghasutan atau penghinaan terhadap pemerintah, aparat keamanan melalui vandalisme yang salah satunya bertuliskan "Kill The Rich".

"Pelaku melakukan aksinya pada akhir bulan Maret sebanyak dua kali dan di awal April satu kali. Pelaku juga melakukan aksi ini terinspirasi dari film Joker," ujarnya.

Sementara itu barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan pelaku, yaitu berupa dua buah pilox, empat unit handphone dan dua unit sepeda motor. Selain itu, sebuah baju berisi tulisan yang menghina pemerintah dan sebuah buku ikut diamankan.

Menurut Kapolres atas perbuatannya, ketiga pelaku bakal dikenakan Pasal 160 KUHPidana dan atau 207 KUHPidana, dan atau Pasal 14 dan 15 UU RI No.1 Tahun 1946.

"Ancaman hukuman 10 tahun penjara," tegasnya.

Kapolres mengimbau kepada seluruh warga khususnya Kota Banjar jangan sampai ada warga yang memprovokasi dan menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya, bahkan hingga mengajak sampai menimbulkan keresahan di masyarakat.

"Mari kita menjaga keamanan bersama dan tetap terus menerapkan social maupun physical distancing di tengah pandemi Covid-19 ini. Kepada warga Kota Banjar untuk saling mengedukasi agar jangan sampai terpancing dengan berita yang belum tentu kebenarannya, dan mohon dilaporkan segera kepada RT Siaga dan kepada kami selaku pihak keamanan," tandasnya. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News