Komisioner Bawaslu Karawang Terbukti Langgar Kode Etik Dalam Rekrutmen Panwascam

KARAWANG,- Berdasarkan atas penilaian fakta yang terungkap dalam persidangan DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) belum lama ini setelah memeriksa keterangan Pengadu, memeriksa jawaban dan keterangan para Teradu, mendengar keterangan para Saksi Pengadu dan memeriksa segala bukti dokumen Pengadu disimpulkan beberapa keputusan DKPP terkait pelanggaran kode etik dalam rekrutmen Panwascam beberapa waktu lalu.

Majelis DKPP yang dipimpin Muhammad Ketua merangkap anggota menyimpulkan bahwa Teradu I, Teradu II, Teradu III, Teradu IV, Teradu V dan Teradu VI terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu dalam proses rekrutmen Panwascam.

Secara tegas, DKPP menjatuhkan sanksi Peringatan kepada Teradu I Kursin Kurniawan selaku Ketua merangkap Anggota Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Karawang, Teradu II Roni Rubiat Machri, Teradu III Syarif Hidayat, dan Teradu V Suryana Hadi Wijaya masing-masing selaku Anggota Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Karawang sejak putusan ini dibacakan.

Selanjutnya DKPP Menjatuhkan sanksi Peringatan Keras kepada Teradu IV Charles Silalahi selaku Anggota Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Karawang sejak putusan ini dibacakan.

Adapun untuk Teradu VI Chandra Rangga Wijaya selaku Koordinator Sekretariat Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Karawang, DKPP menjatuhkan sanksi Peringatan kepadanya sejak putusan ini dibacakan.

Selanjutnya DKPP memerintahkan Badan Pengawas Pemilu Provinsi Jawa Barat untuk melaksanakan putusan ini terhadap Teradu I s.d Teradu V paling lama 7 (tujuh) hari sejak dibacakan.

Berikutnya memerintahkan Kepala Sekretariat Badan Pengawas Pemilu Provinsi Jawa Barat untuk melaksanakan putusan ini sepanjang terhadap Teradu VI paling lama 7 (tujuh) hari sejak dibacakan. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News