Stok Kepokmas Jelang Idulfitri Aman

BANDUNG,- Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Arifin Soedjayana menjamin harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di pasar tradisional menjelang Hari Raya Idulfitri relatif stabil, meski ada sejumlah komoditi yang mengalami kenaikan seperti ayam broiler.

Demikian juga dengan stok kepokmas yang dinilai aman.

"Bawang merah juga mulai merangkak naik karena kelihatannya konsumsi ibu rumah tangga cukup tinggi. Yang mulai ada kenaikan juga adalah terigu," ucapnya.

"Untuk yang lain ada yang menurun, tapi tidak signifikan. Ketersediaan barang pokok menjelang Idulfitri dan harga cukup stabil," imbuhnya.

Arifin melaporkan, stok beras di 7 cabang Bulog di Jabar mencapai 223.861 ton. Jumlah tersebut aman untuk enam bulan ke depan.
Kemudian, stok gula mencapai 4.821 ton, dan aman selama dua bulan. Begitu juga minyak goreng dan telur.

"Minyak goreng ada 735 ton dan ini diprediksi masih aman. Telur kondisi cukup melimpah, kenapa telur ini menjadi bagian dari komoditi bantuan sosial provinsi yang kepada para penerima KRTS di lapangan. Jumlahnya ada 212 ton yang ada di Bulog," ucapnya.

"Tepung terigu 14 ton. Kami konfirmasi ke Bulog, mereka sedang mencoba melakukan konsolidasi dengan Bulog di provinsi lainnya. Itu adalah stok yang ada di Bulog," tambahnya.

Seiring dibukanya impor oleh Kementerian Perdagangan, Arifin memastikan stok komoditi seperti daging sapi dan bawang putih aman hingga Hari Raya Idulfitri. (nie/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News