Honor Daerah Untuk Guru Ngaji Di Desa Manggungjaya Disunat Oknum

Portal Donasi

KARAWANG - Kebahagiaan yang diberikan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana berupa pemberian honor daerah untuk para guru ngaji se-Karawang seharusnya merupakan momen suka cita jelang Lebaran.

Namun upaya Cellica memberikan kebahagiaan kepada para guru ngaji diduga kembali tercoreng oleh ulah para oknum yang melakukan penyunatan uang honor.

Kejadian memalukan ini diduga terjadi di Desa Manggungjaya Kecamatan Cilamaya Kulon dimana 24 guru ngaji yang berhak mendapat honor daerah sebesar Rp.1,2 juta per guru ngaji malah disunat oknum tanpa alasan yang jelas.

"Di Desa Manggunjaya, honor daerah guru ngaji sebesar Rp.1,2 juta per orang di potong 200 ribu oleh oknum tak bertanggungjawab," ucap Endang Subhan, Tokoh Masyarakat Desa Manggungjaya kepada Portaljabar.net, Jumat (22/5).

Menurut Endang, dirinya mendapatkan laporan dari dua orang guru ngaji berinisal AM dan YN yang mengaku hanya mendapatkan honor sebesar Rp.1 juta dari jumlah yang seharusnya diterima sebesar Rp.1,2 juta.

Kata Endang, penyunatan honor guru ngaji ini dilakukan oknum pegawai bank.  Entah oknum pegawai bank ini melakukan berkolaborasi jahat dengan pihak Pemerintah Desa Manggungjaya, Endang mengaku masih mendalami kasus ini

"Para guru ngaji yang mau ambil honor dipungut uang daftar sebesar Rp.5 ribu lalu setelah honor dicairkan langsung dipotong Rp.200 ribu oleh pihak bank," pungkasnya. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News