Kecolongan, Ada Warga Mudik Masuk Kabupaten Bandung

BANDUNG, - Bupati Bandung Dadang M. Naser menegaskan agar warganya tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan kerumunan masa yang banyak.

Kalau masih membandel akan ada petugas yang bertindak, apa lagi acara yang menggelar keramaian dan melanggar protokol kesehatan.

"Bukan kejam-kejaman menghilangkan tradisi halal bihlal, tapi ini demi melindungi masyarakat juga," kata Dadang.

Disinggung soal warga yang sudah mudik ke Kabupaten Bandung, Dirinya tidak menampik, ada warga yang sudah terlanjur mudik ke wilayah Kabupaten Bandung.

"Warga yang terlanjur mudik itu ada, sebelum puasa sudah ada yang masuk ke sini. Terakhir yang mudik dari Saudi Arabia, mereka lapor RT, RW dan desa. Tidak ditolak, namun dilakukan Rapid Test. Saat hasilnya reaktif, mereka diisolasi di BLK. Bagi pemudik di check point tertentu juga ada Rapid Test, tapi alhamdulilah persentase pemudik kita sedikit yang hasilnya reaktif," terangnya.

Usai pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jabar, yaitu pada tanggal 29 Mei mendatang, pihaknya akan melakukan evaluasi.

"Kabupaten Bandung sesungguhnya hanya menopang Kota Bandung dan Cimahi. Dilakukan secara parsial di 5 kecamatan, itupun tidak seluruh desa. Namun check point ada di 19 titik, tidak mengenal zona, sekaligus juga berbarengan dengan operasi ketupat covid-19 Polresta Bandung," pungkasnya. (pan)

Tags:

Berita Terkait

Related News