Pemberlakuan New Normal Akan Dimulai Senin 1 Juni

BANDUNG,- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) menyatakan fase kenormalan baru atau new normal pandemi Covid-19 bakal dimulai Senin (1/6). Ia memastikan, pusat-pusat perekonomian akan beroperasi kembali dengan aturan dan protokol kesehatan yang ketat.

Menurutnya, keputusan itu tidak terlepas dari hasil evaluasi pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mencatat bahwa angka reproduksi covid-19 di Jawa Barat berada di angka 1,09.

Ia mengungkapkan, baru 4 provinsi yang diizinkan pemerintah pusat melakukan persiapan new normal, yakni Sumatera Barat, Jabar, DKI (Jakarta), dan Gorontalo.

"Angka satu dalam standar World Helath Organization (WHO) dapat dikatakan terkendali. Kita akan fokus menjaga ini selama 14 hari ke depan. Jadi satu minggu rasionya di angka satu, kemudian satu Minggu lagi tetap di angka satu sehingga bisa dalam kategori terkendali,” ujar Emil usai rapat terbatas percepatan penanganan Covid-19 di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu (27/5).

Sebelumnya Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah merumuskan level kewaspadaan di 27 Kota/Kabupaten melalui analisa risiko kesehatan dan non-kesehatan yang menghasilkan level kewaspadaan di tiap daerah.

Ada sejumlah aspek yang menjadi penghitungan indeks skala per daerah untuk menentukan level kedaruratan. Yakni, laju Orang Dalam Pemantauan (ODP), laju Pasien Dalam Pengawasan (PDP), laju kesembuhan, angka kematian, reproduksi covid, transmisi, pergerakan manusia dan risiko berdasarkan letak geografis.

Menurutnya, ada tiga daerah yang masuk kategori level merah, yakni Kabupaten Bekasi dengan skor 14. Kota Bekasi dengan skor 12, Kota Cimahi dengan skor 12.

Kemudian ada 19 kabupaten kota yang berada di level kuning. Sisanya, berada di level biru. Tingkat kewaspadaan tiap daerah tersebut menjadi patokan dalam pemberlakuan new normal di Jabar.

"Penerapan new normal di zona merah itu tidak boleh sama dengan zona yang kuning atau biru atau hijau dan sebagainya. Kebijakan new normal ini bukan pelonggaran atau relaksasi di masa pandemi namun beradaptasi terhadap situasi yang baru dengan keberadaan Covid-19 hingga ditemukan obat atau vaksin," bebernya.

Ia menyebut, seluruh kegiatan ekonomi secara akan dibuka tapi dengan cara baru pada Senin (1/6) mendatang. Selama 4 hari kedepan, pihaknya akan gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Selain itu, kata dia, untuk menjaga kondusifitas pada pelaksanaan new normal baik Kodam III/Siliwangi dan juga Polda Jabar juga akan melakukan pemetaan jumlah pasukan yang akan ditempatkan di pusat keramaian.

"Penempatan personil Polri dan TNI ini sesuai perintah presiden untuk melatih disiplin selama 14 hari pelaksanaan new normal," pungkasnya. (nie/*)

 

 

Tags:

Berita Terkait

Related News