Polemik Bansos Dari Pemerintah, Kades Dukuhkarya Berikan Pengertian Pada Warganya

KARAWANG,- Banyaknya pengaduan masyarakat perihal bantuan sosial dari pemerintah, Kepala Desa Dukuhkarya Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang angkat bicara dengan memberikan pengertian semua jenis bantuan sosial yang turun ke masyarakat agar tidak selalu menyalahkan pemerintah desa.

Kepala desa Dukuhkarya, Komara Irawan mengatakan, sekiranya perlu masyarakat Dukuhkarya tahu adanya akan info yang ini. Biar yang tidak tahu jadi jelas adanya, yang kesal dan selalu menyalahkan aparat desa jadi mengerti adanya.

Bantuan pemerintah diantaranya, ada :

1. BPNT (bantuan pangan non-tunai). Yakni bantuan yang tiap bulannya di salurkan melalui E-warung yang di tunjuk. Bantuannya berupa : Beras, lauk pauk (ayam), telor, buah-buahan dan sebagainya senilai 200 ribu dari pemerintah.

2. PKH (progrm klrg harapan). Sama penyalurannya tiap bulan, tapi konon pertriwulan. Biasanya penyalurannya di kantor pos, bantuannya variatif per-KK nya dasar dari anggota keluarga sekolah dan lansia.

3. BST (bntuan sosial tunai). Bansos terdampak covid yg layak/miskin, asal dr pusat dengan besaran bansos 600 ribu, itu pun data penerima si "A" si "B" nya bansos sudah baku ada dari dinsos (entah data tahu kapan, yang jelas mereka yang meninggal dan pindah pun masih ada terdata). Kemarin sudah penyalurannya sebelum lebaran yang bertempat di SDN 2 Rengasdengklok oleh kantor pos.

4. Bangub (bantuan gubernur). Bansos terdampak covid layak/miskin. Berupa paket sembako + uang 150 rb yang tempo hari di antarkan oleh ojol. Data penerima sudah baku sama si "A" si "B" nya sudah ada dari sananya.

5. Banprov (bntuan provinsi). Bansos terdampak covid layak/miskin. Sama ini jg data s penerima sdh baku sesuai DTKS si "A" si "B" nya sudah ada dari dinsos. Konon katanya dalam bentuk paket juga, di salurkan oleh kantor pos.

6. Bankab (bantuan kabupaten). Bansos terdampak Covid-19 layak/miskin. Besaran 300 ribu/KK. Penyaluran kemarin sudah di kantor desa.

7. Data tambahan BPNT, untuk Desa Dukuhkarya ada 160-an data tambahan BPNT.

8. BLT (bantuan lngsung tunai) dari desa anggaran Dana Desa. Besaran 600 ribu/KK nya sesuai peraturan yang berlaku tidak boleh kurang, penyaluran oleh desa kemarin sudah disalurkan dengan pemasangan stiker miskin di rumah penerimanya. Data penerima BLT tersebut di ambil dari penetapan hasil musdesus (musyawarah desa khusus), dari penyaringan data penerima bansos yang lain tersebut di atas.

"Namun, sampai hari ini masih ada bansos yang belum penyalurannya kepada masyarakat. Yaitu dari bansos provinsi dan data tambahan BPNT. Untuk Dukuhkarya banprov datanya 381 KK, dan untuk data tambahan BPNT 160 KK," ucap Komara pada portaljabar.net, Jumat (29/5).

Lanjutnya, dan jika ada warga Dukuhkarya ada yang tidak kebagian bansos tersebut di atas, yang sudah penyalurannya sebelum lebaran, maka kemungkinan warga tersebut masuk kedalam data bansos yang belum keluar tadi (banprov dan data tambhn Bpnt).

"Semoga bermanfaat, kami selaku Pemdes Dukuhkarya, mohon maaf kiranya jika ada kesalahan dan kekurangan," pungkasnya. (wins)

 

 

 

Tags:

Berita Terkait

Related News