OTT Di Disdukcapil Cirebon, Dua ASN Dan 1 Tenaga Honorer Jadi Tersangka

CIREBON,- Tim Saber Pungli Polda Jawa Barat melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada enam pegawai Disdukcapil Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Mereka terdiri dari satu kepala bidang dan lima staf.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga mengatakan saat ini kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Polda Jabar. Dari enam orang yang diamankan ini, tiga diantaranya sudah ditetapkan menjadi tersangka.

"Dari hasil pendalaman dari dugaan pungli di Cirebon ini, tiga sudah ditetapkan tersangka. Dua dari kalangan ASN dan satu dari pegawai honorer," kata Erlangga di Mapolda Jabar Jalan Soekarno Hatta 748 Bandung, Jumat (26/6).

Erlangga mengatakan para tersangka ini diduga kuat memperjualbelikan dokumen e-KTP pada masyarakat.

"Modusnya para pelaku menjual dokumen e-KTP ke pemohon (masyarakat)," ujar dia.

Sebelumnya Tim Saber Pungli Polda Jawa Barat melakukan OTT tersebut dan menangkap 5 oknum pegawai Disdukcapil Kabupaten Cirebon yakni, dua orang ASN Disdukcapil diantaranya BS, dan PH, beserta Tiga orang pegawai Honorer yaitu AS, MS, YS.
 
Dalam laporan tersebut juga dituliskan keterlibatan Kepada Bidang (Kabid) Dafduk Disdukcapil Kabupaten Cirebon, MSE. Ia diduga terlibat dalam penjualan blangko E-KTP kepada pegawai honorer yang ditangkap tangan oleh satgas saber pungli Polda Jabar.

Satgas saber pungli juga berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai dan juga blangko E-KTP baik yang kosong maupun yang sudah jadi dari tangan masing-masing.

Adapun yang diamankan adalah, dari tangan AS, diamankan Rp11.850.000,- (uang kas hasil penjualan blangko KTP), Rp750.000,- (uang penjualan blangko hari rabu, tgl 24 Juni 2020), dan Rp500.000,- (uang dari pemohon pembuat KTP). Dan juga uang tunai sebesar Rp250.000,- dari tangan PH.

Dari hasil kegiatan OTT dengan ditemukan adanya barang bukti di TKP yang dilakukan oleh oknum ASN (Operator pencetakan) Disdukcapil kabupaten Cirebon terhadap pembuatan eKTP dan penjualan Blangko KTP yg dilakukan oleh Kabid Dafduk Disdukcapil Kabupaten Cirebon yg dibantu oleh AS (Honorer) merupakan perbuatan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam pasal 95B UU RI No. 24 tahun 2013 tentang Administrasi kependudukan dan tindak pidana Korupsi. (nie/*)

 

 

 

 

 

 

Tags:

Berita Terkait

Related News