DPPKB Karawang Targetkan 30 Ribu Peserta KB

KARAWANG - DPPKB Kabupaten Karawang targetkan 30 ribu peserta KB untuk seluruh jenis kontrasepsi di tengah pandemi covid-19. Komitmen ini terungkap dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-27 di halaman kantor DPPKB Kabupaten Karawang.

Plt kepala DPPKB Karawang, Hj Sofiah, mengajak jajaran DPPKB karawang untuk terus menyukseskan program Bangga Kencana. Tetap menggaungkan tidak hamil dulu selama masa pandemi dengan cara menggunakan kontrasepsi KB.

"Melakukan tatanan baru dalam keseharian kehidupan adalah menjadi sebuah keharusan. Tetap menggunakan masker dan selalu cuci tangan adalah salah satu cara  kita  dalam menjaga kualitas  interaksi dalam keluarga, melindungi dan memperkuat ketahanan keluarga,"ucap Sopiah.

Ia mengatakan Hari Keluarga Nasional ke 27 kali ini memang sedikit agak berbeda. Tidak ada keramaian dan mobilisasi massa petugas maupun institusi kader KB seperti biasanya.

"Hal ini karena situasi karawang yang masih  dihantui ancaman positif Covid-19.  Walau karawang sudah memasuki Adaptasi Kehidupan baru, namun protokol kesehatan masih harus tetap dijaga, karena masih ada pasien positip covid," terangnya.

Namun demikian dalam Harganas kali ini, BKKBN pusat mencanangkan pelayanan "satu juta " peserta KB seluruh indonesia, dimana 30 ribuan menjadi target di karawang untuk seluruh jenis kontrasepsi.

"Walaupun beberapa wilayah di Karawang masih dalam zona tidak aman, merah dan hitam, namun DPPKB mengoptimalkan pelayanan di wilayah aman dan yang dimungkinkan untuk pemasangan kontrasepsi implan dan IUD di fasilitas kesehatan yang ada. selain jenis lain yang tidak membutuhkan pelayanan khusus seperti suntik, Pil dan Kondom," ungkap dia.

Selain itu target peserta KB tersebut dimungkinkan juga pelayanan dilakukan sejak awal dan dilakukan pada klinik dan Rumah Sakit swasta.

Ditempat lain, Kabid Dalduk advokasi data informasi, imam Bahanan menyampaikan, hasil pelayanan sejak tanggal 18 hingga 29 juni 2020 ini selanjutnya dilakukan entri data secara onlime oleh PLKB masing2 dengan menggunakan aplikasi yang telah disiapkan BKKBN pusat.

"Entri data sejuta akseptor ini dimulai sejak jam 08.00 hingga jam 17.00. Rata2 seribu data  akseptor tiap kecamatan harus di entri hari itu juga,insya Allah kalau tidak ada kendala teknis dapat terlaksana. Karena seluruh PLKB dan Institusi Kader KB terlibat dalam input data tersebut," tutupnya. (wins)

 

Tags:

Berita Terkait

Related News