Gaduh Rencana Aksi Tolak Paham Komunis, NU Karawang Pastikan Tidak Ikut Serta

KARAWANG - Gaduhnya rencana sejumlah ormas Islam dan ormas lainnya untuk melaksanakan aksi menolak paham komunis pada tanggal 3 Juli 2020 mendatang malah menjadi pro kontra. Pasalnya kekuatan massa islam yang terbagi-bagi dalam sejumlah ormas tidak satu pendapat dengan aksi tersebut.

Salah satu ormas yang tidak sependapat dengan aksi diatas adalah Nahdlatul Ulama (NU) Cabang Karawang. Melalui Ketua Tanfidziyah NU Karawang, K.H. Ahmad Ruhyat Hasby, pihaknya menegaskan tidak sependapat dengan aksi tolak komunis yang diduga diinisiasi oleh kalangan islam puritan.

Uyan panggilan akrabnya menegaskan bahwa aksi yang menjual isu komunis tersebut hanyalah rekayasa dalam rangka merongrong pemerintah Jokowi yang sah dimata hukum.

"Menurut NU isu komunis hanya dijadikan alat untuk merongrong pemerintah yang sah," ujar Uyan kepada Portaljabar.net, Selasa (30/6).

Karena isu komunis cuma alat saja dalam mengkudeta Jokowi, maka NU menurut Uyan dipastikan tidak akan ikut-ikutan dalam aksi tersebut.

Bahkan Uyan selaku pimpinan NU di Karawang meminta masyarakat Karawang tidak ikut aksi tolak komunis tersebut.

Kata Uyan, tema penolakan komunis sangatlah aneh karena faktanya paham komunis sudah musnah di Indonesia sehingga tidak perlu adanya penolakan lagi.

"Masyarakat ya gak usah ikut aksi. Saya minta percayalah bahwa komunis itu barang yang sudah gaib dan tak berwujud di negara kita," pungkasnya. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News