Mulai Bulan Juli 2020, DLHK Karawang Merubah Mekanisme Pembayaran Retribusi Persampahan Kebersihan

KARAWANG - Berdasarkan peraturan Bupati Karawang Nomor 34 tahun 2018 tentang penyesuaian tarif retribusi pelayanan persampahan kebersihan, terhitung mulai bulan Juli 2020 Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang merubah mekanisme pembayaran retribusi persampahan kebersihan agar disetorkan langsung ke KAS daerah melalui rekening bank yang sudah di tentukan.

Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan DLHK Karawang, Guruh Sapta, mengatakan untuk pembayaran retribusi sampah ini sebelum tanggal 25 setiap bulannya yang berdasarkan kepada Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD) yang disampaikan oleh DLHK Karawang.

"Untuk pembayaran retribusi melalui Bank Jabar Banten dengan nomor rekening : 0003004120107, atas nama TPP PEN RET PELAYANAN PERSAMPAHAN. Adapun bukti pembayaran/bukti setoran tersebut dapat dilaporkan ke DLHK Kabupaten Karawang melalui WhatsApp : 081281023320, atau ke email : bid.kebersihan2020@gmail.com," ujarnya.

Lanjutnya, hal tersebut guna menghindari adanya kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan teknis perubahan pembayaran langsung retribusi sampah via Bank ini (non tunai). Maka dari itu perlu adanya pendataan ulang kemitraan penarikan retribusi sampah, baik itu dengan pihak rumah sakit, perusahaan-perusahaan, perhotelan, tempat usaha minimarket dan lainnya.

"Dalam hal ini, baru diberlakukan untuk retribusi dengan jumlah besar saja, sementara untuk retribusi yang jumlahnya terbilang kecil, masih diberlakukan dengan cara lama atau secara langsung," jelasnya.

Tambahnya, dengan pembayaran melalui rekening ini, kita bisa dengan mudah melakukan pengecekan retribusi baik melalui WhatsApp atau email. Dan bila belum membayar retribusi hingga tanggal yang sudah ditentukan, maka kita bisa memberitahukan atau mengingatkannya.

"Untuk kedepannya, tidak menutup kemungkinan mekanisme pembayaran retribusi pelayanan persampahan kebersihan dilakukan secara non tunai untuk seluruh masyarakat. Karena, sekarang ini sudah zaman digital alias serba online," pungkasnya. (wins)

Tags:

Berita Terkait

Related News