Tak Berkutik, Dua Orang Pelaku Pemalsuan SIM Dan Surat Penting Dibekuk Aparat

BANDUNG - Dua orang pelaku Pemalsu SIM dan Surat Penting lainnya belum lama ini berhasil dibekuk oleh tim dari Ditreskrimum Polda Jabar

Berdasarkan hasil pengungkapan, kedua pelaku berinisial FY dan ES itu kerap beraksi di wilayah Sukabumi, Jawa Barat.

Selain memalsukan SIM, keduanya pun membuat dokumen palsu lainnya, yakni sertifikat pelatihan dan struk gaji abal-abal.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes CH Patoppoi mengatakan, kedua pelaku mengaku telah melakukan aksinya sejak 2018, lalu.

“Kedua pelaku menawarkan pembuatan SIM, dan para pelaku meminta identitas pemesan, kemudian dimasukkan ke dokumen yang diminta tersebut,” ucap Kombes CH Patoppoi di Mapolda Jabar, Rabu 22 Juli 2020.

Menurut Patoppoi dalam aksinya tersangka mencari SIM bekas atau yang tidak berlaku. Kemudian, SIM bekas tersebut diperbaharui lagi dengan cara dikerok atau dihapus menggunakan silet.

“Di atas SIM bekas yang telah dihapus itu, dimasukkan identitas pemesan SIM,” ucapnya.

Selain itu, Patoppoi juga mengatakan, setiap membuat SIM tersebut, pelaku membanderol bayaran Rp.50.000 (lima puluh ribu) setiap lembarnya.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengaku telah memalsukan SIM sebanyak 50 buah sesuai pesanan,” ujarnya.

"Selain SIM, kedua pelaku juga memalsukan sertifikat pelatihan dan struk gaji yang digunakan untuk aplikasi pinjam uang," tambah Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erlangga.

Kata Erlangga, saat ini kedua tersangka, dan sejumlah barang bukti berupa 1 unit printer, 1 unit CPU, 1 unit keyboard, 1 unit monitor, 1 unit powersupply, 1 unit mouse, serta 1 lembar SIM palsu sudah diamankan petugas. Kedua tersangka sendiri bakal dijerat dengan Pasal  Pasal 263 KUHP ayat (1) dan (2) dengan ancaman Pidana 6 (enam) tahun penjara. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News