Hilangkan Kolestrol Jahat Daging Kambing, Ini Caranya

BANDUNG - Perayaan Idul Adha sangat identik dengan beragam olahan daging kambing, mulai dari sate, gulai, tongseng, atau sop daging. Bila memiliki cukup banyaknya persediaan daging di kulkas, tentu membuat Anda bisa mengolahnya jadi beragam masakan lezat.

Hanya saja, keseringan mengonsumsi daging kambing telah dikaitkan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung akibat kolestrol. Mengutip dari berbagai sumber, daging kambing tinggi akan lemak jenuh yang dapat meningkatkan kolestrol jahat LDL dalam darah. Bila kadar kolesterol tersebut tinggi, risiko penyakit jantung pun ikut meningkat.

Walau begitu, bukan berarti daging kambing harus absen dari meja makan. Pasalnya, daging kambing mengandung banyak zat besi, yang sangat diperlukan terutama bagi remaja perempuan dan perempuan dewasa muda selama masa subur.

Selain itu, daging kambing juga merupakan pemasok vitamin B12, berfungsi menjaga saraf dan sel darah merah tetap sehat. Kadar seng yang tinggi juga dapat menjaga sistem kekebalan tubuh. Tak ketinggalan, daging kambing juga menyediakan protein, yang membantu membangun otot dan tulang.

"Orang tak perlu berhenti mengonsumsi daging kambing," kata Christine Rosenbloom, PhD, RFD seorang profesor nutrisi di Georgia State University dalam Web MD.

"Cukup membuat pilihan yang lebih baik, dalam segi pilihan daging serta mengatur porsi."

Cara lain yang juga dapat dilakukan ialah dengan kiat memasak yang tepat. Beberapa cara memasak dapat digunakan untuk mengurangi lemak jenuh dan lemak trans pada daging yang berpotensi meningkatkan kadar kolestrol dalam darah. Berikut beberapa cara memasak daging untuk mengurangi kolesterolnya:

1. Pilih Bagian Daging Yang Tepat

Untuk daging kambing, potongan daging yang paling sedikit lemaknya terdapat di area paha, kaki, dan area pinggang. Sedangkan sapi, Anda bisa memilih bagian has dan bahu.

Namun bila tak memiliki kesempatan untuk memilih bagian daging, cukup pastikan daging tidak 'diselimuti' oleh lapisan lemak. Anda bisa menyingkirkan lapisan lemak sebelum dimasak.

2. Rebus Sebanyak 3 Kali

Selain menghilangkan bau, merebus daging juga dapat melunturkan lemak. Caranya rebus daging dalam air bersuhu ruang terlebih dahulu, lalu panaskan dengan api sedang. Bila sudah mendidih, matikan api, dan buang air rebusan. Lakukan langkah ini sebanyak 2-3 kali. Buang semua sisa rebusan termasuk lemak-lemak yang mengeras.

3. Buang Semua Lapisan Lemak

Ini merupakan cara paling efektif untuk mengurangi jumlah lemak jenuh yang berpotensi meningkatkan kolesterol akibat makan daging yang dicampur dengan santan. Lebih baik lagi, bila Anda benar-benar memilih potongan daging tanpa lemak bila ingin mengolahnya dengan santan.

4. Sop, Panggang Atau Bakar

Santan memiliki kandungan lemak jenuh yang cukup tinggi, sehingga memasak daging berlemak dengan santan, dapat meningkatkan jumlah lemak jenuh pada makanan, yang akhirnya meningkatkan kadar kolesterol. Ketimbang memasaknya dengan santan atau minyak, olahan sop daging kuah bening, daging panggang, sate, atau steak dapat menjadi pilihan yang lebih baik. (Uya/dari berbagai sumber)

Tags:

Berita Terkait

Related News