Yayasan Baitulrahman Perumnas Adiarsa Sebar 1600 Paket Daging Kurban

KARAWANG,- Yayasan Baitulrahman selaku pengelola kegiatan dakwah Masjid Baitulrahman, Perumnas Adiarsa melaksanakan kegiatan pemotongan dan pendistribusian daging kurban kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu (1/8) yang bertempat di halaman masjid Baitulrahman.

Sekretaris Panitia Pemotongan dan Pendistribusian Daging Qurban Yayasan Baitulrahman, Choirudin menerangkan bahwa pihaknya mendapatkan amanah dari Yayasan Baitulrahman untuk melaksanakan kegiatan ini hingga tuntas.

"Kami diamanahi oleh Yayasan Baitulrahman untuk menyelenggarakan seluruh tahapan Hari Raya Idul Adha, dimulai pada saat sholat ied dan dilanjutkan kegiatan pemotongan plus distribusi qurban," ujar Choirudin.

Untuk tahun ini, kata Choirudin, panitia berhasil menghimpun 14 ekor sapi kurban dan 34 ekor domba kurban dari masyarakat. Adapun jumlah paket daging kurban yang dibagikan kata Choirudin mencapai 1600 paket.

"Tahun ini kami menerima 14 sapi kurban dan 34 domba kurban dari pekurban. Daging kurban yang kami potong lalu didistribusikan ke pekurban, warga perumnas adiarsa, umum yaitu yayasan, majelis talim, rw dan rt yang mengajukan proposal ke kami, totalnya ada 1600 paket daging kurban yang dibagikan," ungkapnya.

Untuk pekurban sendiri kata Choirudin tercatat mencapai 98 orang pekurban sapi dan 34 pekurban domba.

Sementara itu Ketua Panitia Pemotongan dan Pendistribusian Daging Qurban Yayasan Baitulrahman, Qomaruzzaman, mengucapkan terimakasih kepada para pekurban dan juga berharap daging kurban yang diberikan kepada penerima dapat menjadi manfat.

"Banyak saudara kita yang jarang makan daging, semoga dengan adanya bantuan daging kurban ini bisa membantu mereka," ujar Qomaruzzaman.

Ditempat terpisah, Ketua Yayasan Baitulrahman, H. Yayan Mulyana menerangkan bahwa kegiatan rutin tahunan berupa pemotongan dan pendistribusian daging kurban di Masjid Baitulrahman sedikit mengalami penurunan dari segi jumlah hewan kurban karena adanya wabah Covid-19.

Namun kata Yayan, hal ini tetap tidak mengurangi ghiroh warga Perum Adiarsa untuk tetap bisa melaksanakan ibadah kurban.

"Ada penurunan jumlah hewan kurban karena masih ada Covid-19, namun tidak signifikan. Yang jelas ghiroh masyarakat Perum Adiarsa cukup tinggi untuk tetap melaksanakan kurban," ujar Yayan.

Terkahir, Yayan juga menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 yang telah ditentutakan oleh pemerintah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Protokol kesehatan tetap kami laksanakan sesuai arahan dari pemerintah," pungkasnya. (Uya)

 

Tags:

Berita Terkait

Related News